Satu PNS Dinkes Kabupaten Bogor Positif Terpapar Covid-19
Jum'at, 29 Mei 2020 - 18:53 WIB
Penambahan enam kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, satu diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bogor yakni, staf Dinkes.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
BOGOR - Penambahan enam kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, Kamis (28/05/2020) malam, satu diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bogor yakni, staf Dinas Kesehatan (Dinkes). Kabar tersebut dibenarkan, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah saat dikonfirmasi tentang kabar adanya seorang staf Dinkes Kabupaten Bogor yang berstatus terkonfirmasi positif.
"Iya betul saat ini staf tersebut sudah menjalani isolasi. Bahkan, sejumlah staf lainnya yang pernah kontak erat dengannya juga sudah menjalani tes swab yang hasilnya masih menunggu dan melakukan isolasi mandiri," kata Syarifah, Jumat (29/05/2020).
Guna mengantipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Dinkes Kabupaten Bogor, pihaknya sudah meminta kepada pejabat dinas terkait untuk menerapkan WFH selama 14 hari. "Ya, WFH 14 hari. Yang tidak kontak erat dilakukan deteksi dini. Namun demikian aktifitas atau pelayanan pada dinas terkait tetap berjalan seperti biasa," ujarnya.
Sebelumnya berdasarkan berdasarkan data monitoring harian tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor hingga pukul 19.00 WIB, Kamis (28/05/2020) masih terjadi penambahan kasus baru dengan status terkonfirmasi positif yakni 6 orang, sehingga total berjumlah 187 orang. (Baca: 1 Keluarga yang Berjumlah 14 Orang Isolasi Mandiri di Musala Tanah Sereal)
"Iya betul saat ini staf tersebut sudah menjalani isolasi. Bahkan, sejumlah staf lainnya yang pernah kontak erat dengannya juga sudah menjalani tes swab yang hasilnya masih menunggu dan melakukan isolasi mandiri," kata Syarifah, Jumat (29/05/2020).
Guna mengantipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Dinkes Kabupaten Bogor, pihaknya sudah meminta kepada pejabat dinas terkait untuk menerapkan WFH selama 14 hari. "Ya, WFH 14 hari. Yang tidak kontak erat dilakukan deteksi dini. Namun demikian aktifitas atau pelayanan pada dinas terkait tetap berjalan seperti biasa," ujarnya.
Sebelumnya berdasarkan berdasarkan data monitoring harian tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor hingga pukul 19.00 WIB, Kamis (28/05/2020) masih terjadi penambahan kasus baru dengan status terkonfirmasi positif yakni 6 orang, sehingga total berjumlah 187 orang. (Baca: 1 Keluarga yang Berjumlah 14 Orang Isolasi Mandiri di Musala Tanah Sereal)
Lihat Juga :