Festival Indonesia Tangguh, Ridwan Kamil Tunggu Jokowi Deklarasi Kemerdekaan RI dari COVID-19
Selasa, 17 Agustus 2021 - 14:16 WIB
Dia menyebutkan, setelah sempat mencapai puncaknya pasca-Lebaran 2021, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar kini sudah terjun bebas hingga mencapai 28 persen.
"Jadi bayangkan, saat puncaknya, (BOR) mencapai 91 persen sampe viral warga dirawat di parkiran, bikin tenda, dan lain lain. Sekarang sudah turun gunung di 28 persen," sebutnya.
Kondisi tersebut, lanjut Kang Emil, juga dibarengi dengan percepatan program vaksinasi, agar kekebalan komunal atau herd immunity di Jabar segera terwujud.
Baca juga: Pemuda Ini Jadi Pahlawan Saat Merah Putih Gagal Berkibar di Sumba Barat karena Pengait Putus
Menurutnya, di awal pelaksanaan program vaksinasi, cakupan vaksinasi Jabar hanya sekitar 50.000 dosis per hari. Seiring berjalannya waktu, cakupan vaksinasi di Jabar naik signifikan hingga 400.000 dosis per hari.
"Kita ingin naik empat kali lipat hingga 400.000 dosis per hari, agar target herd immunity dapat tercapai akhir tahun ini," tegasnya.
"Jadi bayangkan, saat puncaknya, (BOR) mencapai 91 persen sampe viral warga dirawat di parkiran, bikin tenda, dan lain lain. Sekarang sudah turun gunung di 28 persen," sebutnya.
Kondisi tersebut, lanjut Kang Emil, juga dibarengi dengan percepatan program vaksinasi, agar kekebalan komunal atau herd immunity di Jabar segera terwujud.
Baca juga: Pemuda Ini Jadi Pahlawan Saat Merah Putih Gagal Berkibar di Sumba Barat karena Pengait Putus
Menurutnya, di awal pelaksanaan program vaksinasi, cakupan vaksinasi Jabar hanya sekitar 50.000 dosis per hari. Seiring berjalannya waktu, cakupan vaksinasi di Jabar naik signifikan hingga 400.000 dosis per hari.
"Kita ingin naik empat kali lipat hingga 400.000 dosis per hari, agar target herd immunity dapat tercapai akhir tahun ini," tegasnya.
Lihat Juga :