Kisah Winarni, Jatuh Bangun Menjual Rengginang Demi Menyambung Hidup

Jum'at, 29 Mei 2020 - 14:18 WIB
Winarni (43), penjual rengginang asal Desa Payungan, Kaliwungu, Kabupaten Semarang. IST
SEMARANG - Tak sedikit warga Semarang yang kini harus mengalami kelumpuhan ekonomi akibat terdampak pandemi COVID-19 , seperti terlilit utang, kehilangan modal, sampai harus gulung tikar.

Seperti yang dialami Winarni (43), penjual makanan tradisional rengginang (kerupuk tebal dari beras ketan berbentuk bulat) asal Desa Payungan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang .



Winarni biasa menjual dagangannya ke tetangga desa dan memiliki lapak di pasar tradisional yang tidak jauh dari rumahnya. Kini, lapak Winarni di pasar harus tutup lantaran wabah virus corona.

Selain menjajakan rengginang, Winarni juga pernah mencoba berjualan Mie Jawa di pinggiran jalan dengan menyewa ruko kecil. Usaha tersebut juga terpaksa kandas karena ruko yang disewa tidak diperpanjang lagi. Sementara, suaminya sebagai peternak sapi dan kambing yang penghasilannya tidak bisa dipastikan untuk kebutuhan sehari-hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!