Sempat Menganggur, 35 Persen Peserta Kartu Prakerja Telah Bekerja-Berwirausaha

Rabu, 11 Agustus 2021 - 01:30 WIB
Menurut Denni, melalui program Kartu Prakerja, pemerintah terus berupaya meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan.

"Dengan mengikuti program Kartu Prakerja, para peserta bisa mendapatkan pembekalan kompetensi kerja dan/atau kewirausahaan (skilling), peningkatan kompetensi kerja dan/atau kewirausahaan (upskilling) atau alih kompetensi kerja (reskilling) bagi tenaga kerja di Indonesia," tutur Denni.

Denni juga mengatakan bahwa pemerintah berharap, melalui program Kartu Prakerja, angkatan kerja Indonesia memiliki nilai tawar yang lebih baik karena telah mendapat pembekalan berbagai kompetensi yang memang dibutuhkan saat ini dan masa datang.

Sementara itu, Chief Operation Officer Karier.mu dan Sekolah.mu Radinka Qiera mengatakan, sebagai salah satu mitra program Kartu Prakerja, platform Karier.mu yang sebelumnya bernama Sekolah.mu hadir untuk menghubungkan peserta Kartu Prakerja dan mentor profesional dengan mengedepankan pelatihan yang tepat, bantuan yang cepat, serta hadiah yang banyak.

"Hadirnya program unggulan yang ditawarkan Karier.mu di program Kartu Prakerja diharapkan dapat menciptakan generasi yang mau berubah untuk menghadapi dunia kerja. Sudah saatnya generasi muda bergerak," ujar Radinka.

Radinka menambahkan, para penerima Kartu Prakerja yang mendaftar melalui platform Karier.mu akan mendapatkan pendampingan sampai mereka mendapatkan karier impiannya. Perjalanan mereka pun tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi ada tindak lanjut yang tidak dimiliki mitra lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!