Disebut Penyumbang Kasus Covid-19 Terbesar, Satgas Depok: Satgas Pusat Kurang Peka dengan Ketimpangan Data
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:12 WIB
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.Foto/SINDOnews/Dok
DEPOK - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok menanggapi pernyataan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito terkait data Kota Depok sebagai kota dengan kasus aktif tertinggi Covid-19 di Indonesia. Jumlahnya mencapai 27.389 kasus aktif Covid-19 .
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, terjadi ketimpangan data antara pusat dan daerah yang mempengaruhi kasus aktif. Dadang mengaku sudah sering kali menyuarakan soal ini sejak lama namun hingga saat ini belum juga terjadi sinkronisasi data.
“Kondisi ini sudah saya sampaikan berkali-kali kepada Satgas Pusat, bahkan dari tahun 2020. Dan secara simultan juga kami membenahi delay data dari faskes dalam penginputan. Ini yang sedang berproses,” kata Dadang, Jumat (6/8/2021).
Dadang menuturkan, Satgas Pusat kurang peka terhadap ketimpangan data yang terjadi. Dalam kasus kesembuhan terjadi gap 23.967 kasus. Data di Depok lebih banyak. Sehingga hal ini berpengaruh terhadap kasus aktif, di mana di Satgas Pusat 26.932 kasus sedangkan data di Satgas Depok 9.519 kasus.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, terjadi ketimpangan data antara pusat dan daerah yang mempengaruhi kasus aktif. Dadang mengaku sudah sering kali menyuarakan soal ini sejak lama namun hingga saat ini belum juga terjadi sinkronisasi data.
“Kondisi ini sudah saya sampaikan berkali-kali kepada Satgas Pusat, bahkan dari tahun 2020. Dan secara simultan juga kami membenahi delay data dari faskes dalam penginputan. Ini yang sedang berproses,” kata Dadang, Jumat (6/8/2021).
Dadang menuturkan, Satgas Pusat kurang peka terhadap ketimpangan data yang terjadi. Dalam kasus kesembuhan terjadi gap 23.967 kasus. Data di Depok lebih banyak. Sehingga hal ini berpengaruh terhadap kasus aktif, di mana di Satgas Pusat 26.932 kasus sedangkan data di Satgas Depok 9.519 kasus.
Lihat Juga :