Diduga Tewas Dikeroyok, Makam Subroto Terpaksa Dibongkar
Selasa, 03 Agustus 2021 - 17:07 WIB
Polisi terpaksa membongkar makam salah satu warga Desa Bangsri, yang belakangan baru diketahui meninggal akibat pengeroyokan. Foto: iNewsTV/Alip Sutarto
JEPARA - Jajaran Polres Jepara , Jawa Tengah ( Jateng ), terpaksa membongkar makam seorang warga Desa Bangsri, yang belakangan baru diketahui meninggal akibat pengeroyokan .
Pembongkaran makam ini dilakukan guna proses autopsi menyusul penangkapan tiga terduga pelaku pengeroyokan. Polisi berhasil menangkap tiga dari sepuluh pelaku pengeroyokan.
Kini, garis polisi terpasang mengelilingi lokasi pembongkaran makam subroto (42), di pemakaman slentreng. “pembongkaran makam ini dilakukan guna proses autopsi jenazah subroto oleh tim forensik polda jateng,” kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi.
Baca juga: Viral Video cekcok Polisi dengan Warga di Jepara, Ini Kata Kapolres
Autopsi ini dilakukan setelah pihak keluarga mendapat informasi dari rekan-rekan korban yang mengetahui jika sebelum meninggal, subroto sempat dikeroyok sekelompok orang yang tengah mabuk. “Awalnya korban mengaku sakit akibat terjatuh dari sepeda motor,” tuturnya.
Peristiwa pengeroyokan terjadi dua pekan lalu tepatnya Minggu, (18/7/2021, di area perkebunan warga tengguli. “Ada luka di bagian kepala akibat terkena pukulan batang kayu,” kata ayah korbam Martono.
Pembongkaran makam ini dilakukan guna proses autopsi menyusul penangkapan tiga terduga pelaku pengeroyokan. Polisi berhasil menangkap tiga dari sepuluh pelaku pengeroyokan.
Kini, garis polisi terpasang mengelilingi lokasi pembongkaran makam subroto (42), di pemakaman slentreng. “pembongkaran makam ini dilakukan guna proses autopsi jenazah subroto oleh tim forensik polda jateng,” kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi.
Baca juga: Viral Video cekcok Polisi dengan Warga di Jepara, Ini Kata Kapolres
Autopsi ini dilakukan setelah pihak keluarga mendapat informasi dari rekan-rekan korban yang mengetahui jika sebelum meninggal, subroto sempat dikeroyok sekelompok orang yang tengah mabuk. “Awalnya korban mengaku sakit akibat terjatuh dari sepeda motor,” tuturnya.
Peristiwa pengeroyokan terjadi dua pekan lalu tepatnya Minggu, (18/7/2021, di area perkebunan warga tengguli. “Ada luka di bagian kepala akibat terkena pukulan batang kayu,” kata ayah korbam Martono.
Lihat Juga :