Tolak Revisi RPJMD, PDIP Sebut Gubernur Anies Tidak Fokus

Senin, 02 Agustus 2021 - 21:20 WIB
Menurutnya, hal itu akibat Anies tidak fokus dalam bekerja dan tidak mempunyai skala prioritas dalam merancang program kerja. "DP 0 targetnya 250 ribu, yang terbangun cuma 2.764, OKE-OCE yang katanya diberi modal dicariin pembeli lalu ujug-ujug berubah jadi Jakpreneur, sampai tahap pendanaan hanya 1.064 peserta, naturalisasi sungai apalagi, ada seujung kuku yang sudah selesai?" kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.

Fraksi PDIP meminta Pemprov DKI untuk segera mengajukan Raperda APBD Perubahan 2021, menyusun RKPD tahun anggaran 2022, KUA-PPAS dan RAPBD tahun 2022 dengan tetap mengacu kepada RPJMD 2017-2022 Perda Nomor 1 Tahun 2018.

Baca juga: Masuk Cagar Budaya, Pemprov DKI Lakukan Revitalisasi GPIB Immanuel Secara Hati-hati

Gembong berpesan Pemprov DKI dan Gubernur jangan terlena dengan turunnya kasus aktif Covid-19 dan turunnya BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit di DKI Jakarta. "Jangan terlena seakan Covid sudah selesai, cakupan vaksinasi di beberapa kecamatan masih di bawah 40% seperti di Cakung, Ciracas, Duren Sawit, harusnya Pemprov DKI turun dan ajak warga yang belum divaksin," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI mengajukan revisi RPJMD 2017-2022. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, perubahan RPJMD diusulkan lantaran ekonomi Jakarta mengalami kontraksi selama pandemi Covid-19.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!