Joget Ala Jarang Kepang, Cara Tenaga Kesehatan Jaga Mood Pasien Positif COVID-19

Senin, 02 Agustus 2021 - 18:59 WIB
"Senam, dan joget-joget itu sebenarnya sejak awal bulan Juni lalu. Niatnya cuman buat hiburan dan kenang-kenangan warga yang pernah isolasi di sini, tapi ternyata dampaknya efektif. Kalau tidak ada komorbid, Insya Allah kalau sudah tujuh hari di swab negatif bisa dilanjutkan isolasi di rumah tiga hari," tutur wanita berhijab ini.

Aksi joget ala jaran kepang dengan musik dangdut koplo ini diinisiasi dua orang tenaga kesehatan yakni Anang Kusdiyanto dan Saiful. Hal itu setelah salah satu pasien di Puskesmas Gondang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tak kunjung sembuh, kendati sudah menjalani perawatan medis hingga berhari-hari.

"Kami cari tahu kenapa, mungkin stres dan bamyak pikiran. Akhirnya saya dan Mas Saiful berupaya bagaimana membuat pasien yang tak kunjung negatif itu segera sembuh. Nekatlah akhirnya mengajak mereka senam sambil joget. Terus barulah di Puri ini pakai alat-alat, ternyata kesembuhan lebih cepat hampir 90 persen," ungkap Anang.

Pengalaman itulah yang kemudian digunakan Anang dan diterapkan di Puskesmas Puri untuk membantu kesembuhan para pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Hasilnya pun sangat efektif, sejauh ini sudah ada puluhan pasien yang mampu melawan virus Corona selama menjalani isolasi di Puskesmas Puri.

"sejak 23 Juni 2021 hingga kini, sudah 97 orang yang menjalani isolasi di rumah isolasi The Green House Puri. Saat ini masuk lagi sekitar 21 orang. Semoga pandemi COVID-19 ini bisa segera berakhir," tandas Anang
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!