Ribuan Warga Lereng Gunung Penanggungan Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 29 Juli 2021 - 18:33 WIB
"Kalau di Dusun Kunjuro dapat diatasi dengan cara bergilir dari air PAM (Pipanisasi dari Sumber Duyung) meskipun menunggu empat hari baru bisa dialiri," imbuh Darsono.

Kendati sudah terjadi bertahun-tahun, namun sejauh ini belum ada solusi permanen guna mengatasi krisis air bersih dari Pemkab MOjokerto. Padahal, seribuan warga ini berharap ada upaya yang serius dari Pemkab Mojokerto guna mengatasi persoalan ini.

"Harapan kami warga tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih di musim kemarau sehingga saya akan mengajukan bantuan Dropping air bersih dari BPBD," ucap Darsono.

Sementara itu, Plt, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Luthfi Ariono, mengatakan pihaknya belum menerima surat permohonan bantuan dropping air bersih di daerah terdampak musim kemarau di Desa Kunjorowesi. Meski demikian pihaknya akan melakukan koordinasi dengan desa.

"Sejauh ini kami masih belum menerima laporan dari pihak desa yang bersangkutan. Jika mulai kekeringan maka Pemdes akan melaporkan ke BPBD. Tapi kita akan proaktif untuk melakukan komunikasi," kata Luthfi saat dikonfirmasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!