Diduga Kendarai Motor Terlalu ke Tengah Jalan, Anggota TNI Tabrakan di Prambanan Meninggal
Kamis, 29 Juli 2021 - 06:15 WIB
"Korban meninggal dunia karena mengalami luka cedera kepala berat kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut, " katanya
Sedangkan pengedara Scopy atas nama Tri Maryati (30) warga Patran, Madurejo, Prambanan, Sleman. Ia mengalami lukalecet di tangan, laki, pipi kiri serta bibir bawah saat ini dirawat di RSUD Prambanan.
Galan menjelaskan untuk kronologi kecelakaan bermula saat Honda PCX yang dikendarai prajurit TNI melaju dari arah utara ke selatan. Saat dilokasi kejadian karena jalan menikung terlalu ke tengah jalan.Baca juga: Moge Tabrak 3 Motor dan 1 Mobil Dinas Satpol PP di Jalur Puncak
Saat bersamaan dari arah berlawanan (selatan ke utara) melaju Honda Scoopy juga terlalu ke tengah jalan. Karena jarak terlalu dekat benturan pun tidak bisa dihindari dan terjadilah kecelakaan lalu lintas. Kemudian dilaporkan ke petugas.
Petugas bersama tim medis selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Dugaan awal karena jalan terlalu ke tengah jalan. Kasus ini masih kami tanggani," paparnya.
Sedangkan pengedara Scopy atas nama Tri Maryati (30) warga Patran, Madurejo, Prambanan, Sleman. Ia mengalami lukalecet di tangan, laki, pipi kiri serta bibir bawah saat ini dirawat di RSUD Prambanan.
Galan menjelaskan untuk kronologi kecelakaan bermula saat Honda PCX yang dikendarai prajurit TNI melaju dari arah utara ke selatan. Saat dilokasi kejadian karena jalan menikung terlalu ke tengah jalan.Baca juga: Moge Tabrak 3 Motor dan 1 Mobil Dinas Satpol PP di Jalur Puncak
Saat bersamaan dari arah berlawanan (selatan ke utara) melaju Honda Scoopy juga terlalu ke tengah jalan. Karena jarak terlalu dekat benturan pun tidak bisa dihindari dan terjadilah kecelakaan lalu lintas. Kemudian dilaporkan ke petugas.
Petugas bersama tim medis selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Dugaan awal karena jalan terlalu ke tengah jalan. Kasus ini masih kami tanggani," paparnya.
(don)
Lihat Juga :