2 Anak Muda Ini Gagas Petisi Tolak Galon Sekali Pakai, Minta Produksi Dihentikan

Minggu, 25 Juli 2021 - 14:37 WIB
Dua anak muda penggagas petisi tolak galon sekali pakai di platform Change.org, meminta penghentian produk galon sekali pakai dan mengajak para pegiat lingkungan dari berbagai sekolah untuk mendukung usahanya. Foto/Ist
JAKARTA - Dua anak muda penggagas petisi tolak galon sekali pakai di platform Change.org, Elhan dan Helfia, masih belum puas terhadap respons yang ditunjukkan produsen air kemasan galon sekali pakai. Sebab, galon sekali pakai masih diproduksi dengan alasan ada permintan dari konsumen.

“Produsen galon sekali pakai ini mengatakan mereka memproduksi produk itu akibat adanya demand. Yang masih menjadi pertanyaan saya adalah, itu demand dari siapa?” tukas Elhan dalam acara diskusi Diet Kantong Plastik on Instagram “Selamat hari anak nasional, #sobatDKP! baru-baru ini. (Baca juga; Ahli Kimia ITB Pastikan BPA dalam Galon Guna Ulang Aman Dikonsumsi )



Elhan masih berusaha untuk meminta penghentian produk galon sekali pakai dan mengajak para pegiat lingkungan dari berbagai sekolah untuk mendukung usahanya. Dia melihat produsen galon sekali pakai memanfaatkan kondisi pandemi COVID-19, dengan membawa-bawa isu bahwa produk mereka free BPA dan lebih higienis.

“Padahal, produk itu belum tentu juga baik buat kesehatan. Jadi, kita ingin stigma bahwa galon sekal pakai itu lebih sehat harus dihilangkan. Perasaan, sebelum munculnya galon sekali pakai ini, kita aman-aman saja menggunaan galon guna ulang yang lebih ramah lingkungan,” ucapnya mengajak masyarakat untuk memilih produk yang lebih baik.

Elhan mengutarakan dari petisi tolak galon sekali pakai ini dibuat pada November 2020 lalu, hingga kini jumlah nitizen yang menandatangani sudah mencapai lebih dari 46.000. Pada acara yang sama, Helfia mengatakan kehadiran galon sekali pakai telah membuat masalah baru terhadap lingkungan.

“Galon sekali pakai ini menurut aku membuat masalah yang sebelumnya nggak ada. Apalagi munculnya pas banget di masa pandemi ini ketikadimana orang-orang sangat gila kebersihan, apalagi steril,” katanya. (Baca juga; Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik Saat Idul Adha )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!