Ricuh Acara Selawatan di Ponpes Darut Tauhid Ngaringan karena Santri Disekat Aparat

Kamis, 22 Juli 2021 - 08:51 WIB
"Rencananya para santri ini akan menggelar salawatan di pondok pesantren yang biasa digelar setahun sekali pada bulan besar di Pondok Pesantren Darut Tauhid Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan," kata Ustaz Ali Bin Abdulah yang juga seorang alumni 212.

Ustaz Ali bin Abdulah menganggap bahwa kebijakan pelarangan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan setiap setahun sekali dianggap menciderai Pancasila dan umat Islam yang mayoritas di Indonesia.

Aksi ini pun sempat terekam video amatir warga terlihat juga Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto yang sempat mengancam mempidanakan santri yang tengah merekam ketika tengah meminta mereka untuk putar balik. Anggota Polsek Ngaringan lalu meminta sang santri menghapus rekaman tersebut.

Setelah menjalani perdebatan yang cukup panjang petugas akhirnya memberikan izin kepada pondok pesantren untuk melaksanakan salawatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Setelah ada titik temu Kiai Ali bin Abdullah kemudian kembali ke pondok pesantren untuk melanjutkan salawatan. Dia juga meminta agar aparat selalu mengawasi dan menegur para jamaah secara humanis jika tidak mengenakan masker atau tidak jaga jarak saat mengikuti salawatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!