Imbas PPKM Darurat, Maskapai Batalkan Penerbangan dari Bandung
Rabu, 21 Juli 2021 - 22:30 WIB
Suasana Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara.
BANDUNG - Sejumlah maskapai penerbangan melakukan pembatalan perjalanan dari dan menuju Bandara Husein Sastranegara Bandung, menyusul adanya aturan ketat terkait PPKM Darurat Jawa Bali.
Selama ini, beberapa maskapai yang melayani penerbangan dari dan menuju Bandung diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, dan dan lainnya.
Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura Cabang Husein Sastranegara Bandung R Iwan Winaya Mahdar mengakui adanya pembatalan penerbangan dari maskapai yang melayani penerbangan dari dan menuju Bandung. Pembatalan penerbangan terjadi sejak tanggal 19 Juli 2021 lalu.
"Tanggal 19 Juli tidak ada penerbangan dari dan menuju Bandung. Begitupun hari ini hingga besok tanggal 22 Juli 2021," kata Iwan kepada MPI, Rabu (21/7/2021).
Baca juga: Demo Ricuh Tolak PPKM Darurat di Bandung, 150 Pemuda Ditangkap 3 Positif COVID-19
Sementara untuk tanggal 20 atau saat Idul Adha, Husein Sastranegara Bandung mencatat adanya penerbangan dari Bandung ke Kualanamu (PP). Saat itu, penerbangan ke Kualanamu membawa 17 penumpang. Sementara dari Kualanamu ke Bandung membawa 23 orang.
Selama ini, beberapa maskapai yang melayani penerbangan dari dan menuju Bandung diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, dan dan lainnya.
Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura Cabang Husein Sastranegara Bandung R Iwan Winaya Mahdar mengakui adanya pembatalan penerbangan dari maskapai yang melayani penerbangan dari dan menuju Bandung. Pembatalan penerbangan terjadi sejak tanggal 19 Juli 2021 lalu.
"Tanggal 19 Juli tidak ada penerbangan dari dan menuju Bandung. Begitupun hari ini hingga besok tanggal 22 Juli 2021," kata Iwan kepada MPI, Rabu (21/7/2021).
Baca juga: Demo Ricuh Tolak PPKM Darurat di Bandung, 150 Pemuda Ditangkap 3 Positif COVID-19
Sementara untuk tanggal 20 atau saat Idul Adha, Husein Sastranegara Bandung mencatat adanya penerbangan dari Bandung ke Kualanamu (PP). Saat itu, penerbangan ke Kualanamu membawa 17 penumpang. Sementara dari Kualanamu ke Bandung membawa 23 orang.
Lihat Juga :