Lukas Enembe Tunjuk Yunus Wonda Jadi Cawagub, Ini Reaksi Internal Demokrat Papua
Jum'at, 16 Juli 2021 - 13:37 WIB
Sebelumnya, 6 nama yang diajukan yakni Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak; Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar; Bupati Waropen, Yeremias Bisay; Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni; dan Bupati Tolikara, Usman Wanimbo.
Kader Partai Demokrat Kabupaten Mamberamo Tengah, Berius Kogoya meminta kelompok-kelompok yang ingin menganulir apa yang sudah diputuskan oleh Lukas Enembe selaku Ketua DPD Partai Demokrat Papua agar tidak membuat gaduh.
"Apa yang sudah diputuskan itu legal dan resmi. Bahkan internal Partai Demokrat sudah melakukan pleno untuk putuskan siapa kandidat Wagub," ujar Berius, Jumat (16/7/2021).
Oleh karena itu, dirinya meminta semua kader paham akan apa yang sudah diputuskan, tanpa harus mempermasalahkan.
"Kalau ada yang mau menganulir, itu berarti keputusan pribadi, sebab internal DPD Partai Demokrat tidak ada masalah. Jadi jika ada penolakan atau bahkan mengatakan tidak sah, maka itu keputusan pribadi bukan partai. Tidak usah kita lagi membuat satu kegaduhan di Papua terkait penentuan kandidat Wagub, sebab masih banyak masalah yang lebih urgent," tuturnya
Kader Partai Demokrat Kabupaten Mamberamo Tengah, Berius Kogoya meminta kelompok-kelompok yang ingin menganulir apa yang sudah diputuskan oleh Lukas Enembe selaku Ketua DPD Partai Demokrat Papua agar tidak membuat gaduh.
"Apa yang sudah diputuskan itu legal dan resmi. Bahkan internal Partai Demokrat sudah melakukan pleno untuk putuskan siapa kandidat Wagub," ujar Berius, Jumat (16/7/2021).
Oleh karena itu, dirinya meminta semua kader paham akan apa yang sudah diputuskan, tanpa harus mempermasalahkan.
"Kalau ada yang mau menganulir, itu berarti keputusan pribadi, sebab internal DPD Partai Demokrat tidak ada masalah. Jadi jika ada penolakan atau bahkan mengatakan tidak sah, maka itu keputusan pribadi bukan partai. Tidak usah kita lagi membuat satu kegaduhan di Papua terkait penentuan kandidat Wagub, sebab masih banyak masalah yang lebih urgent," tuturnya
Lihat Juga :