Tak Bisa Naik Transjakarta, Penumpang Keluhkan Aturan STRP
Rabu, 14 Juli 2021 - 21:39 WIB
“Iya (dilarang), katanya nggak ada surat (STRP),” ungkapnya kesal. Baca juga: Danrem dan Wakil Wali Kota Bogor Sidak ke Stasiun Bogor, Periksa STRP Penumpang KRL
Menurut Empuh, petugas yang memeriksa memintanya untuk menunjukan STRP. Akan tetapi karena dirinya bukan pekerja sektor formal, Empuh hanya bisa menunjukan surat vaksin dan keterangan RT/RW.
“Alasannya tadi harus ada surat pengantar atau keterangan dari tempat bapak kerja. Tapi saya bukan pegawai hanya pedangang asongan cuma bisa tunjukin keterangan vaksin dan RT,” kata Empuh.
Padahal pada tadi pagi, dia mengatakan, dirinya sempat menaiki transportasi masal menuju tempatnya jualan. “Padahal tadi pagi saya naik ini (Transjakarta) bisa,” ujar Empuh.
Empuh menilai dengan adanya kebijakan pemerintah terkait aturan ini sangat menyulitkan warga kecil seperti dirinya. Dia berharap, pemerintah untuk bisa membantu masyarakat golongan kecil.
Menurut Empuh, petugas yang memeriksa memintanya untuk menunjukan STRP. Akan tetapi karena dirinya bukan pekerja sektor formal, Empuh hanya bisa menunjukan surat vaksin dan keterangan RT/RW.
“Alasannya tadi harus ada surat pengantar atau keterangan dari tempat bapak kerja. Tapi saya bukan pegawai hanya pedangang asongan cuma bisa tunjukin keterangan vaksin dan RT,” kata Empuh.
Padahal pada tadi pagi, dia mengatakan, dirinya sempat menaiki transportasi masal menuju tempatnya jualan. “Padahal tadi pagi saya naik ini (Transjakarta) bisa,” ujar Empuh.
Empuh menilai dengan adanya kebijakan pemerintah terkait aturan ini sangat menyulitkan warga kecil seperti dirinya. Dia berharap, pemerintah untuk bisa membantu masyarakat golongan kecil.
Lihat Juga :