Sempat Lolos dari Penyergapan, Satgas Madago Raya Terus Buru Kelompok Mujahidin Indonesia Timur
Sabtu, 10 Juli 2021 - 05:55 WIB
Dengan penambahan personel seiring perpanjang masa Operasi Madago Raya. “Diharapkan itu bisa mempercepat kerja satgas memburu kelompok yang dipimpin Ali Kalora,” timpalnya.
Saat ini Satgas Madago Raya terdiri dari sekitar 1.500 personel gabungan TNI dan Polri. “Tambahan personel dari Polri akan bergabung di beberapa posko yang didirikan oleh Ops Madago Raya di beberapa wilayah Sulawesi Tengah diantaranya Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong,” timpalnya.
Baca juga: Ali Kalora Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur Tertembak saat Kontak Senjata di Andole Poso
Sebelumnya Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengimbau seluruh pihak untuk tidak pernah membantu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Sebab, dari beberapa logistik yang ditemukan, kata Kapolda, ditengarai berasal dari simpatisan kelompok itu.
Saat ini Satgas Madago Raya terdiri dari sekitar 1.500 personel gabungan TNI dan Polri. “Tambahan personel dari Polri akan bergabung di beberapa posko yang didirikan oleh Ops Madago Raya di beberapa wilayah Sulawesi Tengah diantaranya Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong,” timpalnya.
Baca juga: Ali Kalora Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur Tertembak saat Kontak Senjata di Andole Poso
Sebelumnya Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengimbau seluruh pihak untuk tidak pernah membantu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Sebab, dari beberapa logistik yang ditemukan, kata Kapolda, ditengarai berasal dari simpatisan kelompok itu.
(sms)
Lihat Juga :