Antrean Pemakaman hingga 2 Hari, Warga Pamulang Urus Mandiri yang Meninggal karena Covid
Rabu, 07 Juli 2021 - 22:15 WIB
"Sesuai prosedur, kita info ke puskesmas untuk cek ricek kondisi jenazah. Ternyata terkonfirmasi Covid-19. Pihak RT/RW memastikan, hal ini agar bisa diurus oleh pihak puskesmas saja," sambungnya.
Tetapi pihak puskesmas mengaku sudah kewalahan, karena terlalu banyak warga yang meninggal akibat Covid-19 pada waktu yang bersamaan.
Baca juga: Hari Ini Kota Bogor Mencatat 291 Pasien COVID-19 Meninggal Dunia
"Pihak puskesmas menyarankan untuk dilakukan pemakaman secara mandiri, karena pengurusan jenazah Covid-19 di puskesmas antreannya cukup banyak, dan dapat antrean ke-10," jelasnya.
Mendengar penjelasan itu, pengurus lingkungan kaget, karena berarti proses pemakaman baru bisa dilakukan dua hari kemudian dan ini sangat memberatkan.
Akhirnya, kepengurusan jenazah warga itu diserahkan ke pihak Gereja. Tetapi karena tahu warga meninggal Covid-19, mereka juga menolak. Lingkungan pun akhirnya menghubungi pihak ketiga.
Tetapi pihak puskesmas mengaku sudah kewalahan, karena terlalu banyak warga yang meninggal akibat Covid-19 pada waktu yang bersamaan.
Baca juga: Hari Ini Kota Bogor Mencatat 291 Pasien COVID-19 Meninggal Dunia
"Pihak puskesmas menyarankan untuk dilakukan pemakaman secara mandiri, karena pengurusan jenazah Covid-19 di puskesmas antreannya cukup banyak, dan dapat antrean ke-10," jelasnya.
Mendengar penjelasan itu, pengurus lingkungan kaget, karena berarti proses pemakaman baru bisa dilakukan dua hari kemudian dan ini sangat memberatkan.
Akhirnya, kepengurusan jenazah warga itu diserahkan ke pihak Gereja. Tetapi karena tahu warga meninggal Covid-19, mereka juga menolak. Lingkungan pun akhirnya menghubungi pihak ketiga.
Lihat Juga :