Rp50 Miliar Klaim Layanan COVID-19 Rumah Sakit di Kabupaten Bogor Belum Dibayar, Ade Yasin Ngadu ke Luhut

Senin, 05 Juli 2021 - 23:24 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin mengadukan kendala rumah sakit dalam menangani pasien COVID-19 kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/SINDOnews
BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin mengadukan kendala rumah sakit dalam menangani pasien COVID-19 kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam rakor implementasi PPKM Darurat yang digelar secara virtual, Senin (5/7/2021).

"Rumah sakit di Kabupaten Bogor banyak yang mengeluh kekurangan keuangan dalam menjalankan tugasnya merawat pasien COVID-19 karena klaim BPJS Kesehatan yang belum dibayar alias menunggak," kata Ade Yasin. (Baca juga; Curhat Dirut RSUD Cibinong Klaim Penanganan Covid Rp40 Miliar Belum Dibayar Kemenkes )



Ade Yasin menjelaskan, untuk penanganan COVID-19 di rumah sakit tersedia tempat tidur sebanyak 1.821 dan ICU sebanyak 142. "Tempat tidur yang sudah terpakai sebanyak 1.781 dan ICU 131. Artinya, saat ini untuk keterisian ruang ICU sudah 92% dan tempat tidur sudah 94%," ungkapnya.

Sementara, pusat isolasi di Kecamatan Kemang dan Megamendung dengan jumlah tempat tidur sekitar 140, sudah terpakai 60%. Menurut dia kondisi pelayanan rumah sakit yang sudah hampir full itu berbanding terbalik dengan haknya untuk mendapatkan klaim BPJS Kesehatan agar pengelolaan keuangannya terjaga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!