Curhat Dirut RSUD Cibinong Klaim Penanganan Covid Rp40 Miliar Belum Dibayar Kemenkes
Senin, 05 Juli 2021 - 15:18 WIB
Kondisi ini memengaruhi perfoma dalam penanganan pasien Covid-19. Operasional rumah sakit tidak bisa mengandalkan ketersediaan obat dan fasilitas dari pemerintah karena RSUD Cibinong juga mempunyai mitra kerja atau vendor-vendor.
Baca juga: Covid-19 Melonjak, RSUD Cibinong Bogor Dirikan Tenda Darurat
"Contohnya saat ini kita kerja sama dengan dua mitra untuk penyediaan oksigen. Tapi satu mitra akhirnya mengundurkan diri lantaran kita masih berutang, padahal ketersediaan oksigen sangat kritis saat ini untuk penanganan Covid-19," ujar Wahyu.
Sedangkan, untuk klaim di tahun 2021 masih dalam proses verifikasi sehingga belum diketahui secara pasti nominal klaim penanganan Covid-19. "Yang 2021 baru terklaim sedikit karena baru selesai kemarin. Itu masih dikoreksi sama BPJS dulu, setelah di-ACC baru nanti keluar nominalnya berapa. Baru minggu kemarin selesai, itu sekitar 1.300 klaim," jelasnya.
Baca juga: Covid-19 Melonjak, RSUD Cibinong Bogor Dirikan Tenda Darurat
"Contohnya saat ini kita kerja sama dengan dua mitra untuk penyediaan oksigen. Tapi satu mitra akhirnya mengundurkan diri lantaran kita masih berutang, padahal ketersediaan oksigen sangat kritis saat ini untuk penanganan Covid-19," ujar Wahyu.
Sedangkan, untuk klaim di tahun 2021 masih dalam proses verifikasi sehingga belum diketahui secara pasti nominal klaim penanganan Covid-19. "Yang 2021 baru terklaim sedikit karena baru selesai kemarin. Itu masih dikoreksi sama BPJS dulu, setelah di-ACC baru nanti keluar nominalnya berapa. Baru minggu kemarin selesai, itu sekitar 1.300 klaim," jelasnya.
(jon)
Lihat Juga :