Operasional PT TPL di Kawasan Danau Toba Dijamin Tidak Berdampak Negatif
Senin, 05 Juli 2021 - 10:34 WIB
Jandres mengatakan dari total gross luas pengelolaan hutan yang mencapai 167.912 hektare, perusahaan hanya mengalokasi sebanyak 70.074 hektare (42%) untuk tanaman pokok atau tanaman produksi. Sementara sisanya seluas 55.316 hektare (33%) dialokasikan untuk tanaman kehidupan dan 42,522 (25%) sebagai kawasan lindung.
Meskipun perusahaan telah mengalokasikan 70.074 hektare untuk tanaman pokok/tanaman produksi, namun realisasi lahan yang dimanfaatkan hanya mencapai 48.000 hektare. Baca juga: Kemenparekraf Gercep Lakukan Pengembangan Pariwisata Danau Toba
Ini karena di dalam merealisasikan kebutuhan tersebut, Toba Pulp Lestari harus memperhatikan aspek-aspek sosial, topografi, lingkungan serta aspek-aspek sustainability yang telah menjadi komitmen perusahaan, seperti HCV dan HCS.
"Tudingan sejumlah pihak tidak benar. Menyebutkan bahwa kegiatan operasi perusahaan di wilayah Danau Toba berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat,"sebut Jandres.
Meskipun perusahaan telah mengalokasikan 70.074 hektare untuk tanaman pokok/tanaman produksi, namun realisasi lahan yang dimanfaatkan hanya mencapai 48.000 hektare. Baca juga: Kemenparekraf Gercep Lakukan Pengembangan Pariwisata Danau Toba
Ini karena di dalam merealisasikan kebutuhan tersebut, Toba Pulp Lestari harus memperhatikan aspek-aspek sosial, topografi, lingkungan serta aspek-aspek sustainability yang telah menjadi komitmen perusahaan, seperti HCV dan HCS.
"Tudingan sejumlah pihak tidak benar. Menyebutkan bahwa kegiatan operasi perusahaan di wilayah Danau Toba berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat,"sebut Jandres.
(don)
Lihat Juga :