Edukasi Hidup Sehat di Jateng Jadi Kunci Cegah Stunting

Minggu, 04 Juli 2021 - 06:20 WIB
Kondisi ini dapat disebabkan oleh praktek pengasuhan yang kurang baik, kurangnya akses ke makanan bergizi, kurangnya akses air bersih, hingga terbatasnya layanan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk memberikan gizi baik seperti susu dan vitamin, hingga melibatkan berbagai pihak misalnya LSM dan aktivis maupun swasta seperti Danone Indonesia untuk pengadaan air bersih.

"Dengan upaya bersama, kita bisa mencapai Indonesia Maju di 2045," kata Ganjar secara virtual saat kegiatan “Gubernur Jateng Tilik Kampung KB”, Sabtu (3/7/2021).

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Jateng, drg Widwiono M.Kes mengatakan bahwa angka stunting dan perkawinan anak berperan besar terhadap kesehatan masyarakat. Terdapat beberapa hambatan yang terjadi di keluarga, mulai dari kurangnya informasi terkait pola hidup sehat, hingga tingginya angka perkawinan anak dan stunting.

Dia menyebut, pihaknya dalam rangka Harganas menyelenggarakan rangkaian kegiatan di Kabupaten Wonosobo mulai dari perlombaan di sosial media hingga kampanye Jo Kawin Bocah. "Ini dilakukan sebagai langkah edukasi untuk menekan angka perkawinan anak dan angka stunting," paparnya.

Sedangkan Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menuturkan bahwa pencegahan stunting sejalan dengan visi One Planet, One Health.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!