Tulisan 'Berani Jujur Pecat' hingga 'Mosi Tidak Percaya' Warnai Gedung KPK

Senin, 28 Juni 2021 - 22:56 WIB
Menurut Asep, polemik TWK ini mencuat sejak 51 pegawai KPK, termasuk Novel Baswedan dan

penyidik-penyidik terbaik KPK lainnya dibebastugaskan oleh pimpinannya sendiri. Asep menduga polemik TWK itu bersumber dari Ketua KPK, Firli Bahuri.

"Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai, tes yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk mengangkat pegawai KPK menjadi ASN ini, cacat prosedur," katanya. Baca: BEM UI Tampilkan Infografis Pelemahan KPK, Netizen: Gak Ada Obat

Asep dan rekan-rekan koalisi #IndonesiaBersih menilai tes wawasan kebangsaan dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) terlalu terburu-buru. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima, beberapa pertanyaan dalam TWK sama sekali tidak berkaitan dengan pemberantasan korupsi.

"Bahkan muncul asumsi bahwa tes ini memang sudah dirancang untuk menyingkirkan mereka yang vokal dan berintegritas, dan juga mereka yang sedang menangani kasus-kasus besar seperti korupsi Bansos, e-KTP, dan buronan Harun Masiku," beber Asep.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!