Tulisan 'Berani Jujur Pecat' hingga 'Mosi Tidak Percaya' Warnai Gedung KPK
Senin, 28 Juni 2021 - 22:56 WIB
Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dihiasi oleh berbagai tulisan-tulisan kritis, pada malam hari ini, Senin (28/6/2021).Foto/MPI/Ariedwisatrio
JAKARTA - Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dihiasi oleh berbagai tulisan-tulisan kritis, pada malam hari ini, Senin (28/6/2021). Warna-warni tulisan itu bersumber dari sebuah laser yang kemudian 'ditembaki' ke arah Gedung KPK.
'Tembakan' laser tersebut berwarna merah dan hijau yang menyala di bagian samping kanan, kiri, dan depan Gedung KPK. Laser tersebut membentuk sebuah tulisan yang diantaranya, 'Berani Jujur Pecat', '#Mosi Tidak Percaya', 'Save KPK', hingga 'Rakyat Sudah Mual'.
Aksi kreatif tersebut ternyata diinisiasi oleh organisasi lingkungan global, Greenpeace Indonesia. Aksi tersebut dilakukan Greenpeace Indonesia sebagai langkah dalam memperjuangkan keadilan terhadap 51 pegawai KPK yang terancam dipecat karena tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
"Sejumlah pesan terproyeksi di Gedung KPK malam ini, menyampaikan pesan untuk menyelamatkan lembaga antikorupsi ini dari cengkeraman oligarki," kata Juru Bicara #BersihkanIndonesia asal Greenpeace Indonesia, Asep Komaruddin melalui keterangan resminya, Senin (28/6/2021)
'Tembakan' laser tersebut berwarna merah dan hijau yang menyala di bagian samping kanan, kiri, dan depan Gedung KPK. Laser tersebut membentuk sebuah tulisan yang diantaranya, 'Berani Jujur Pecat', '#Mosi Tidak Percaya', 'Save KPK', hingga 'Rakyat Sudah Mual'.
Aksi kreatif tersebut ternyata diinisiasi oleh organisasi lingkungan global, Greenpeace Indonesia. Aksi tersebut dilakukan Greenpeace Indonesia sebagai langkah dalam memperjuangkan keadilan terhadap 51 pegawai KPK yang terancam dipecat karena tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
"Sejumlah pesan terproyeksi di Gedung KPK malam ini, menyampaikan pesan untuk menyelamatkan lembaga antikorupsi ini dari cengkeraman oligarki," kata Juru Bicara #BersihkanIndonesia asal Greenpeace Indonesia, Asep Komaruddin melalui keterangan resminya, Senin (28/6/2021)
Lihat Juga :