Munas Kadin VIII Kantongi Izin dari Satgas COVID-19 dan Pemprov Sultra
Minggu, 27 Juni 2021 - 18:57 WIB
Ia menambahkan, Presiden nantinya akan melihat pelaksanaan vaksinasi massal dilanjutkan dengan pengarahan terhadap Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kabupaten/Kota se Sultra.
Presiden lalu menuju pelataran Masjid Al Alam, lokasi pembukaan Munas VIII Kadin Indonesia. "Jadwal sudah ada. Sekarang kami terus bekerja sebab kami ingin sukses menjadi pelaksana. Pak Presiden tidak bermalam, karena besoknya 1 Juli, bertepatan dengan hari Bhayangkara," terangnya.
Sebagai tuan rumah pelaksana, Anton mengatakan, persiapan panitia lokal kini telah mencapai lebih dari 90 persen. Semua sudah siap, tinggal menunggu dari panitia pusat untuk mempersiapkan bahan-bahan saat rapat pleno. "Mulai penjemputan, penginapan, acara hingga pemulangan panitia sangat, sangat siap," ujarnya.
Terkait izin dari Gugus Tugas, Anton mengaku telah mendapat rekomendasi untuk menggelar Munas Kadin dengan menerapkan protokol kesehatan super ketat.
"Kita tidak menginginkan adanya klaster Munas Kadin. Tidak pandang bulu kalau mau masuk hotel dan area Munas harus PCR. Jadi dua kali PCR," katanya.
Presiden lalu menuju pelataran Masjid Al Alam, lokasi pembukaan Munas VIII Kadin Indonesia. "Jadwal sudah ada. Sekarang kami terus bekerja sebab kami ingin sukses menjadi pelaksana. Pak Presiden tidak bermalam, karena besoknya 1 Juli, bertepatan dengan hari Bhayangkara," terangnya.
Sebagai tuan rumah pelaksana, Anton mengatakan, persiapan panitia lokal kini telah mencapai lebih dari 90 persen. Semua sudah siap, tinggal menunggu dari panitia pusat untuk mempersiapkan bahan-bahan saat rapat pleno. "Mulai penjemputan, penginapan, acara hingga pemulangan panitia sangat, sangat siap," ujarnya.
Terkait izin dari Gugus Tugas, Anton mengaku telah mendapat rekomendasi untuk menggelar Munas Kadin dengan menerapkan protokol kesehatan super ketat.
"Kita tidak menginginkan adanya klaster Munas Kadin. Tidak pandang bulu kalau mau masuk hotel dan area Munas harus PCR. Jadi dua kali PCR," katanya.
Lihat Juga :