Dua Legislator DPRD Sulsel Bersitegang saat Rapat Paripurna Intern

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:05 WIB
"Saya rasa ada baiknya jika rapat ini ditutup dulu. Karena ini kan persoalan kode etik. Tak ada salahnya (rapat) ditutup dulu, lalu meminta anggota dewan untuk tidak meninggalkan ruangan ini. Saya rasa itu," sebut Selle.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan , Dan Pongtasik memiliki pandangan lain. Dia tak masalah jika peluncuran E-Aspirasi dilakukan sebelum penutupan rapat paripurna intern.

"Karena memang pimpinan (Syahar) sudah menyampaikannya lebih awal saat rapat baru dimulai," beber Dan.

Baca Juga: Legislator DPRD Sulsel Desak Perbaikan Jalan Rusak Akibat Arus Sungai di Wajo

Syahar menyahut. "Iya, saya setuju," ucap Syahar.

Arfandy kembali menyalakan micnya. Dia terus menolak jika peluncuran E-Aspirasi dilakukan saat rapat paripurna intern belum ditutup.

"Ini tidak menjadi bagian dari agenda. Kenapa berat sekali (rapat) ini tutup dulu. Program apa ini? Ini kan bukan forumnya," lanjut Arfandy.

"Kita harus tahu apa agenda paripurna kita. Agenda ini (peluncuran) tak ada dalam surat yang diterima. Mana sekwan?," sambung Arfandy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!