Didemo Warga Madura, Penyekatan di Jembatan Suramadu Bisa Dibuka Tapi Ini Syaratnya

Senin, 21 Juni 2021 - 18:32 WIB
Pertemuan tertutup Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi membahas polemik penyekatan di Jembatan Suramadu. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi terkait kebijakan penyekatan di Jembatan Suramadu. Diketahui, penyekatan tersebut memicu polemik yang berujung pada unjuk rasa warga Madura 4 di Balai Kota Surabaya, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Kepung Balai Kota Surabaya, Warga Madura: Kami Capek Tiap Hari Tes Antigen



Pertemuan digelar cukup singkat, hanya sekitar setengah jam. Turut hadir, Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir dan Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Irvan Widyanto.

Baca juga: Geruduk Balai Kota Surabaya, Ratusan Warga Madura Tuntut Penyekatan Dihentikan

Usai pertemuan Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya saat ini masih mengevaluasi kebijakan penyekatan di Jembatan Suramadu. Penyekatan ini dilakukan menyusul melonjaknya kasus COVID-19 di Bangkalan.

“Nanti pengamanan akan dilakukan daerah (Kabupaten Bangkalan). Dan itu sampai di tingkat desa. Kalau di Surabaya sampai tingkat kelurahan,” kata Eri, Senin (21/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!