Byar Horee, 11 Desa Terpencil di Kepri Mulai Diterangi Listrik PLN
Rabu, 16 Juni 2021 - 18:20 WIB
“Dengan dinyalakannya 11 desa berlistrik ini terdapat potensi sambungan pelanggan baru sebanyak 2.211 calon pelanggan, di mana saat ini sudah menyala dan tersambung sebanyak 584 pelanggan,” ujar Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).
Selain itu, rasio elektrifikasi di Kepulauan Riau kian meningkat menjadi 99,76% dan rasio desa berlistrik sebesar 96,39%. "Dari 416 desa yang ada di Kepri, yang sudah dialiri listrik PLN sebanyak 401 desa. Masih ada 15 desa yang belum dialiri listrik," ungkapnya.
Wiluyo berharap kerja sama yang terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan agar upaya mewujudkan Kepulauan Riau terang di tahun 2021 dan rasio desa berlistrik 100% di Kepulauan Riau tahun Ini bisa dituntaskan. Dia menyebut biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur listrik di 11 desa tersebut mencapai Rp38 miliar.
Sementara, Gubernur Kepri, Anshar Ahmad mengapresiasi PLN yang telah mengalirkan listrik ke 11 desa terpencil. Dengan masuknya listrik desa diharapkan akan bisa cepat menumbuhkan perekonomian masyarakat desa.
"Para siswa anak-anak kita calon generasi penerus bisa lebih pintar lagi karena sudah bisa belajar di malam hari dengan lebih baik. Sehingga manfaat dari hadirnya listrik bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan di desa," katanya.
Selain itu, rasio elektrifikasi di Kepulauan Riau kian meningkat menjadi 99,76% dan rasio desa berlistrik sebesar 96,39%. "Dari 416 desa yang ada di Kepri, yang sudah dialiri listrik PLN sebanyak 401 desa. Masih ada 15 desa yang belum dialiri listrik," ungkapnya.
Wiluyo berharap kerja sama yang terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan agar upaya mewujudkan Kepulauan Riau terang di tahun 2021 dan rasio desa berlistrik 100% di Kepulauan Riau tahun Ini bisa dituntaskan. Dia menyebut biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur listrik di 11 desa tersebut mencapai Rp38 miliar.
Sementara, Gubernur Kepri, Anshar Ahmad mengapresiasi PLN yang telah mengalirkan listrik ke 11 desa terpencil. Dengan masuknya listrik desa diharapkan akan bisa cepat menumbuhkan perekonomian masyarakat desa.
"Para siswa anak-anak kita calon generasi penerus bisa lebih pintar lagi karena sudah bisa belajar di malam hari dengan lebih baik. Sehingga manfaat dari hadirnya listrik bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan di desa," katanya.
Lihat Juga :