Ini Alasan Ridwan Kamil Larang Wisatawan Luar Daerah ke Bandung Raya

Rabu, 16 Juni 2021 - 17:28 WIB
Saat ini, lanjut Kang Emil, tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di Bandung Raya sudah di atas angka 80% dan melampaui standar WHO dan nasional.

"Tingkat keterisian rumah sakit juga sudah di atas 80 persen di Bandung Raya, makanya saya deklarasikan siaga satu dan mengiimbau wisatawan supaya tidak datang dulu," katanya.

Kang Emil juga mengatakan, Pemda Provinsi Jabar bersama Forkopimda telah bergerak bersama untuk mencegah penularan COVID-19 semakin menjadi. Bahkan, jajaran kepolisian dari Polda Jabar siap melakukan pencegatan di pintu-pintu perbatasan, agar Bandung Raya tidak jebol.

"Polda sudah siap weekend (akhir pekan) ini tidak jebol oleh mereka-mereka yang tidak disiplin. Kalau tidak disiplin, nanti rumah sakitnya penuh, kolaps. Nanti biasa yang disalahkan pemerintah lagi dan sebagainya," tutur Kang Emil.

Apalagi, lanjutnya, varian baru COVID-19 dilaporkan sudah masuk ke beberapa daerah, seperti kasus varian baru COVID-19 di wilayah Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

"Ini memang tidak nyaman. Ilmu kita tentang COVID-19 juga tidak paripurna tiap saat ada varian baru. Di Jawa Tengah sedang mengganas, Jakarta juga sudah hadir (varian baru)," sebutnya.

Menurutnya, penerapan zonasi COVID-19 sangat penting, agar ekonomi tetap bisa bergerak. Bagi daerah berstatus zona merah, maka aktivitas masyarakat dibatasi, sedangkan zona oranye dan kuning tetap diizinkan membuka aktivitas ekonomi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!