COVID-19 Masih Tinggi, Tahun Ajaran Baru Sekolah di Cimahi Kemungkinan Agustus
Rabu, 16 Juni 2021 - 00:45 WIB
Namun keputusan tersebut belum final dan akan melihat kemunculan kasusnya, mengingat segala sesuatu masih bisa terjadi. Mengacu pada data yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19, kasus positif di Kota Cimahi saat ini naik hingga 250% setelah libur Lebaran.
"Jadi ada kemungkinan PTM tidak dilaksanakan 19 Juli sebagai hari pertama tahun ajaran baru 2021-2022. Tetapi ditunda sampai bulan agustus atau selama sebulan," terangnya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk kasus di kalangan siswa dan guru, hingga saat ini jumlah siswa SD yang terpapar ada 23 dan siswa SMP ada enam. Untuk guru TK yang positif ada 2, guru SD 18, dan guru SMP ada empat yang terkonfirmasi positif. Sementara secara keseluruhan jumlah kasus di Cimahi saat ini mencapai 6.350 kasus.
Namun dirinya meyakini jika, mereka yang terpapar baik guru maupun siswa bukan dari pelaksanaan simulasi PTM yang sempat digelar pada tahap I dan II. Sebab ada 5 SD dan 5 SMP yang tidak menjalani simulasi PTM tapi ada tiga SD yang siswanya dinyatakan positif COVID-19.
"Hasil tracing mereka ternyata terpapar dari klaster lingkungan keluarganya. Itu yang membuat akhirnya kita menghentikan simulasi PTM," ujarnya.
"Jadi ada kemungkinan PTM tidak dilaksanakan 19 Juli sebagai hari pertama tahun ajaran baru 2021-2022. Tetapi ditunda sampai bulan agustus atau selama sebulan," terangnya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk kasus di kalangan siswa dan guru, hingga saat ini jumlah siswa SD yang terpapar ada 23 dan siswa SMP ada enam. Untuk guru TK yang positif ada 2, guru SD 18, dan guru SMP ada empat yang terkonfirmasi positif. Sementara secara keseluruhan jumlah kasus di Cimahi saat ini mencapai 6.350 kasus.
Namun dirinya meyakini jika, mereka yang terpapar baik guru maupun siswa bukan dari pelaksanaan simulasi PTM yang sempat digelar pada tahap I dan II. Sebab ada 5 SD dan 5 SMP yang tidak menjalani simulasi PTM tapi ada tiga SD yang siswanya dinyatakan positif COVID-19.
"Hasil tracing mereka ternyata terpapar dari klaster lingkungan keluarganya. Itu yang membuat akhirnya kita menghentikan simulasi PTM," ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :