Zona Merah, Dalam Sepekan 14 Pasien COVID-19 di Semarang Meninggal
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:26 WIB
Dia menyatakan, tingkat kematian pasien COVID-19 di Kabupaten Semarang tergolong kecil, yakni diangka 3,8%. Meski demikian, masyarakat harus mewaspadai dan melakukan langkah antisipasi penularan COVID-19.
"Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Semarang masih terus terjadi. Bahkan dari sebanyak 139 orang dari penambahan kasus terbaru terdapat satu diantaranya ibu hamil. Dan saat ini ada enam klaster aktif yang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus mulai dari klaster rumah, perkantoran, sekolah hingga pabrik," terangnya.
Dia mengungkapkan, apabila diakumulasi dalam 14 hari terakhir atau sepanjang Juni 2021 terjadi penambahan sekitar 1.059 kasus COVID-19 di Kabupaten Semarang yang membuat status naik ke zona merah.
Ani menyatakan, guna menekan laju penularan COVID-19, sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara masif. Upaya lain, proses vaksinasi baik untuk lansia maupun pra lansia terus digalakkan.
"Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Semarang masih terus terjadi. Bahkan dari sebanyak 139 orang dari penambahan kasus terbaru terdapat satu diantaranya ibu hamil. Dan saat ini ada enam klaster aktif yang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus mulai dari klaster rumah, perkantoran, sekolah hingga pabrik," terangnya.
Dia mengungkapkan, apabila diakumulasi dalam 14 hari terakhir atau sepanjang Juni 2021 terjadi penambahan sekitar 1.059 kasus COVID-19 di Kabupaten Semarang yang membuat status naik ke zona merah.
Ani menyatakan, guna menekan laju penularan COVID-19, sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara masif. Upaya lain, proses vaksinasi baik untuk lansia maupun pra lansia terus digalakkan.
(shf)
Lihat Juga :