Jumlah Penumpang Terminal di Bogor, Depok, Tangerang Turun Drastis

Senin, 20 April 2020 - 14:44 WIB
Jumlah penumpang bus di terminal yang tersebar di Bogor, Depok, dan Tangerang turun drastis selama masa PSBB. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti mengatakan, penurunan jumlah penumpang terjadi pada pelayanan moda Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Itu terpantau dari evaluasi data pelayanan terminal bus di bawah kewenangan BPTJ yaitu Terminal Baranangsiang (Bogor), Terminal Jatijajar (Depok), Terminal Poris Plawad (Kota Tangerang), serta Terminal Pondok Cabe (Kota Tangerang Selatan).



Untuk Terminal Baranangsiang, pada Januari 2020 tercatat penumpang AKAP yang datang melalui terminal ini masih sebanyak 20.164 orang. Namun, pada Februari mulai turun menjadi 19.448 penumpang/hari (-3,55%), bulan Maret hanya 3.356 orang (-83,35%).

"Demikian juga untuk keberangkatan di Terminal Baranangsiang, penumpang pada Januari 2020 masih tercatat 50.718 penumpang. Namun, selanjutnya cenderung menurun yaitu Februari sebanyak 43.832 orang (-13,57%) dan Maret hanya 8.467 penumpang (-83,30%)," ujar Polana di Jakarta, Senin (20/4/2020). (Baca juga: Ini Rata-rata Penumpang Selama PSBB: KRL 183 Ribu Orang/Hari, MRT 5.000, Transjakarta 83 Ribu)

Di Terminal Pondok Cabe, Tangsel pada Januari kedatangan penumpang tercatat 1.401 orang. Kemudian cenderung menurun menjadi 998 orang (-28,76 %) pada Februari 2020 dan 882 orang (-37,04 %) pada Maret.

Penumpang untuk keberangkatan di terminal ini juga menurun. Pada Januari terdapat sebanyak 2.289 orang yang berangkat turun menjadi 2.003 orang (-12,49 %) pada Februari dan 2.102 orang (-8,16 %) pada Maret 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!