Baliho Mbak Puan Bertebaran di Surabaya, Pengamat: Pemanasan Menuju Pilpres 2024
Sabtu, 12 Juni 2021 - 13:50 WIB
Baliho menampilkan Puan Maharani mulai terpasang di sejumlah titik di Kota Surabaya, Sabtu (11/6/2021). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Sejumlah billboard atau baliho menampilkan Puan Maharani mulai terpasang di sejumlah titik di Kota Surabaya. Gambar ketua DPR RI sekaligus cucu dari Presiden pertama RI, Soekarno itu tersebar di sejumlah titik strategis.
Baca juga: Sebulan Tebar Teror di Kabupaten Puncak Papua, KKB Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak, 11 Luka
Billboard berukuran jumbo bertuliskan "Mbak Puan" itu terlihat di jalan Pasar Kembang, Dukuh Kupang, Gunung Sari, Jemur Handayani, Karah Agung, Menur Pumpungan hingga ke jalan Kendangsari.
Baca juga: Kisah Mistis di Tambang Emas Terkenal, seperti Apa Kisahnya?
Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo (UTM) Madura, Surokim Abdussalam membaca, munculnya billboard Puan itu sebagai tanda pemanasan menuju Pilpres 2024. Meski terbilang masih lama, billboard Puan ini juga sudah sejalan dengan pernyataan elit PDI Perjuangan yang ingin mengusung Puan.
"Saya menganggapnya sebagai pemanasan dan ekspansi basis dukungan agar lebih dekat dengan pemilih nasional. Ya semacam penguatan untuk kampanye udara. Upaya itu juga bisa dibaca sebagai ikhtiar untuk menguatkan basis dukungan internal di basis-basis PDIP," kata Surokim Sabtu, (12/06/2021).
Baca juga: Sebulan Tebar Teror di Kabupaten Puncak Papua, KKB Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak, 11 Luka
Billboard berukuran jumbo bertuliskan "Mbak Puan" itu terlihat di jalan Pasar Kembang, Dukuh Kupang, Gunung Sari, Jemur Handayani, Karah Agung, Menur Pumpungan hingga ke jalan Kendangsari.
Baca juga: Kisah Mistis di Tambang Emas Terkenal, seperti Apa Kisahnya?
Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo (UTM) Madura, Surokim Abdussalam membaca, munculnya billboard Puan itu sebagai tanda pemanasan menuju Pilpres 2024. Meski terbilang masih lama, billboard Puan ini juga sudah sejalan dengan pernyataan elit PDI Perjuangan yang ingin mengusung Puan.
"Saya menganggapnya sebagai pemanasan dan ekspansi basis dukungan agar lebih dekat dengan pemilih nasional. Ya semacam penguatan untuk kampanye udara. Upaya itu juga bisa dibaca sebagai ikhtiar untuk menguatkan basis dukungan internal di basis-basis PDIP," kata Surokim Sabtu, (12/06/2021).
Lihat Juga :