Ibu Ita Sumringah Hadiri Sosialisasi BIP, Akui Kebanjiran Pesanan Usai Diendorse Sandiaga

Sabtu, 05 Juni 2021 - 17:10 WIB
Pertanyaan Sandiaga Uno pun dijawab cepat Ibu Ita yang mengaku sukses menjual ampyang miliknya hingga sebanyak satu ton. “Puasa kemarin saya habis satu ton, Pak,” ujarnya.

Mendengar jawaban Ibu Ita, Sandiaga Uno terlihat mematung. Dirinya menyebut besarnya jumlah pesanan ampyang yang diperoleh Ibu Ita adalah suatu berkah, sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

"Itu adalah berkah, nggak bisa istirahat karena kebanyakan order. Dan ini adalah kebijakan yang berpihak kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan," ujar Menparekraf .

Ini yang betul-betul diharapkan. "Bantuan Insentif Pemerintah bisa kita dorong. Kenapa tahun ini kita tingkatkan tiga kali lipat jumlahnya? tiga kali lipat ini karena kita melihat contoh yang betul-betul konkret dan riil kehadiran kebijakan pemerintah," ujarnya bersemangat.

Pemulihan sektor parekraf pun ditegaskannya harus dapat dilakukan di luar kebiasaan. Adaptasi, inovasi dan kolaborasi katanya harus dihadirkan untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku parekraf untuk bangkit dari keterpurukan imbas pandemi COVID-19.

"Oleh karena itu, di tengah pandemi dan sulitnya ekonomi kita tidak bisa business as ussual, tidak bisa cara-cara lama dalam menggerakkan ekonomi kita, dalam cara kita bertahan, dalam cara kita mengambil peluang, ini harus kita lakukan terobosan-terobosan," ungkap Sandiaga Uno.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!