Ridwan Kamil Lelang Lukisan Tauhid yang Mengikat Perbedaan, Hasilnya untuk Palestina
Selasa, 01 Juni 2021 - 16:50 WIB
Emil melelang lukisannya saat menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 dengan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (1/6/2021). Foto/Ist
BANDUNG - Lukisan hasil karya Gubernur Jabar, Ridwan Kamil berjudul 'Tauhid yang Mengikat Perbedaan' dilelang seharga Rp50 juta. Hasil lelang lukisan itu nantinya bakal disumbangkan kepada warga Palestina yang menjadi korban serangan Israel. Lukisan ini merupakan hasil karya Emil yang dibuat selama masa pandemi COVID-19.
Baca juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Ridwan Kamil: Jabar Siaga I
Emil melelang lukisan itu bertepatan saat menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 dengan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (1/6/2021). Dalam acara yang dipandu pembawa acara Muhammad Farhan, Emil menawarkan lukisannya tersebut dengan harga Rp50 juta.
Baca juga: Anies Baswedan-Ridwan Kamil Kompak Saling Beri Selamat, Ada Apa?
Acara mengangkat tema Prakarsa, Pancasila untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia dan Kepedulian Rakyat Palestina yang diselenggarakan Injabar bekerjasama dengan Jabar Bergerak dan Yayasan Putera Nasional Indonesia.
Lelang ini hanya dibuka satu hari. Kendati dihargai Rp50 juta, Emil mengakui bahwa karya seni tidak memiliki batasan harga sehingga tidak cukup jika dinilai dengan uang. "Tapi untuk sumbangan ke rakyat Palestina, saya tawarkan Rp50 juta," katanya.
Baca juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Ridwan Kamil: Jabar Siaga I
Emil melelang lukisan itu bertepatan saat menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 dengan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (1/6/2021). Dalam acara yang dipandu pembawa acara Muhammad Farhan, Emil menawarkan lukisannya tersebut dengan harga Rp50 juta.
Baca juga: Anies Baswedan-Ridwan Kamil Kompak Saling Beri Selamat, Ada Apa?
Acara mengangkat tema Prakarsa, Pancasila untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia dan Kepedulian Rakyat Palestina yang diselenggarakan Injabar bekerjasama dengan Jabar Bergerak dan Yayasan Putera Nasional Indonesia.
Lelang ini hanya dibuka satu hari. Kendati dihargai Rp50 juta, Emil mengakui bahwa karya seni tidak memiliki batasan harga sehingga tidak cukup jika dinilai dengan uang. "Tapi untuk sumbangan ke rakyat Palestina, saya tawarkan Rp50 juta," katanya.
Lihat Juga :