Usai Ramai Kejatuhan Benda Diduga Meteor, Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 3 Km

Minggu, 30 Mei 2021 - 18:35 WIB
Awan panas meluncur dari puncak Gunung Merapi, sejauh 3 km ke arah barat daya. Foto/Ilustrasi
YOGYAKARTA - Gunung Merapi , masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat tinggi. Usai ramai muncul kilatan cahaya biru yang diduga meteor jatuh ke kawah. Kini, Gunung Merapi menyemburkan awan panas, dengan jarak luncur sejauh 3 km.



Kepala Balai Penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan, luncuran awan panas tersebut terjadi pada Minggu (30/5/2021) siang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Namun cuaca berkabut, sehingga luncuran awan panas itu tidak bisa dilihat dengan kasat mata. "Kejadian awan panas guguran ini pada pukul 12.20 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 48 mm, dan durasi 322 detik. Cuaca berkabut, estimasi jarak luncur sekitar 3 km ke arah barat daya," terangnya, Minggu (30/5/2021).

Dijelaskannya, saat kejadian arah angin ke tenggara dan masih dalam jangkauan aman. Dia mengakui ada penambahan jangkauan jarak luncur . Sebelumnya, jarak luncur berkisar antara 1.600-2.000 meter.





"Kami imbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari puncak. Hingga saat Ini status Gunung Merapi , yang berada di perbatasan antara DIY, dan Jawa Tengah ini masih siaga atau level III," terangnya.
(eyt)
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More