Panen Raya: Harga Ikan Air Tawar Anjlok, Patambak Kecewa

Kamis, 27 Mei 2021 - 16:45 WIB
Harga tidak bersahabat harus diterima para petambak di Lamongan Jawa Timur. Saat ini harga semua jenis ikan terjun bebas. Meski harga hancur, para petambak tetap memanen. Foto SINDOnews
LAMONGAN - Harga tidak bersahabat harus diterima para petambak di Lamongan Jawa Timur. Saat ini harga semua jenis ikan terjun bebas. Meski harga hancur, para petambak terpaksa memanen ikan di lahan tambak mereka, lantaran untuk persiapan masuk musim tanam padi.

Per hari ini (Kamis, 27/5/21) harga di pasar ikan jalan Kusuma Bangsa, Lamongan menunjukkan harga ikan Bandeng Rp12 ribu per kilogram, Mujaer, Sombro dan Bader (putih) Rp8 ribu per kilogram. Sedang Vanamie hanya Rp35 dan paling atas Rp40 ribu per kilogram. Baca juga: PLN Babel Penuhi Kebutuhan Listrik untuk 7 Tambak Udang di Bangka



Para petambak harus menerima kenyataan harga hancur. Namun masa panen tidak bisa ditunda lagi, lantaran masuk musim kemarau ini segera beralih ke tanam padi. "Meski harga ancur-ancuran, petambak tetap memanen ikannya," kata petambak asal Glagah, Khoirul Anwar.

Jika diantara petambak lembur pelihara ikan, dan saat ini tidak serentak ikut panen, maka kerugian akan lebih parah. Selain tidak bisa tanam padi, biaya yang dikeluarkan untuk lembur juga lebih tinggi.Bayangkan saja, kata Khoirul, kalau lembur, kebutuhan air akan bertambah. Air banyak bocor ke tetangga tambak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!