Selesai Karantina, 8.997 PMI Telah Kembali ke Daerah Masing-Masing
Senin, 24 Mei 2021 - 00:01 WIB
Selesai Karantina, 8.997 PMI Telah Kembali ke Daerah Masing-Masing
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proses penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sampai hari ini berjalan kondusif dan terus dalam pantauan pihak-pihak terkait. Termasuk memastikan mereka dalam keadaan baik, sehat dan aman untuk bertemu kembali dengan keluarga mereka masing-masing.
"Proses pemulangan pekerja migran ini kan masih terus berlangsung, alhamdulilah per hari ini semua masih dipantau dan berjalan kondusif, semua yang akan kembali ke daerah dan ke keluarganya masing-masing dipastikan aman dan sehat dan dijemput oleh pemda masing- masing," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi.
Baca juga: Diduga Gunakan Surat Rapid Tes Palsu, 5 Calon Penumpang Pesawat Diamankan
Gubernur Khofifah pun memastikan bahwa keadaan mereka terpantau baik, aman dan sehat. Sebab melalui pemantauan tersebut, diharapkan penyebaran COVID-19 di Jawa Timur dapat diantisipasi dengan cepat dan baik. Terlebih dari ancaman COVID-19 varian baru. Dirinya menyebut, semua dalam posisi menjaga satu sama lain agar sama-sama tetap aman dan sehat.
"Ini berlaku di semua negara di dunia, kedatangan warga dari luar negeri semua harus mengikuti karantina sampai hasil swab PCR terbaru diketahui hasilnya. Sama sekali bukan upaya mengulur waktu, memperlama mereka bertemu keluarga, tetapi lebih kepada menjaga agar semua aman semua sehat, mohon sama-sama memahami keadaan yang saat ini terjadi," tuturnya.
"Proses pemulangan pekerja migran ini kan masih terus berlangsung, alhamdulilah per hari ini semua masih dipantau dan berjalan kondusif, semua yang akan kembali ke daerah dan ke keluarganya masing-masing dipastikan aman dan sehat dan dijemput oleh pemda masing- masing," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi.
Baca juga: Diduga Gunakan Surat Rapid Tes Palsu, 5 Calon Penumpang Pesawat Diamankan
Gubernur Khofifah pun memastikan bahwa keadaan mereka terpantau baik, aman dan sehat. Sebab melalui pemantauan tersebut, diharapkan penyebaran COVID-19 di Jawa Timur dapat diantisipasi dengan cepat dan baik. Terlebih dari ancaman COVID-19 varian baru. Dirinya menyebut, semua dalam posisi menjaga satu sama lain agar sama-sama tetap aman dan sehat.
"Ini berlaku di semua negara di dunia, kedatangan warga dari luar negeri semua harus mengikuti karantina sampai hasil swab PCR terbaru diketahui hasilnya. Sama sekali bukan upaya mengulur waktu, memperlama mereka bertemu keluarga, tetapi lebih kepada menjaga agar semua aman semua sehat, mohon sama-sama memahami keadaan yang saat ini terjadi," tuturnya.
Lihat Juga :