Rawan Kecelakaan, Drainase di Jalan Ki Hajar Dewantara Ditancapi Bambu dan Kayu
Kamis, 20 Mei 2021 - 03:08 WIB
Posisi drainase tanpa penutup itu berada di dekat area bagian bawah Flyover Ciputat. Lokasinya persis di kelokan satu arah yang menuju depan Masjid Agung dan GOR Ciputat. Disebutkan, tutup besi drainase sengaja dibuka warga karena posisinya sudah renggang dan tak lagi menutup rapat.
"Awalnya ada tutupnya yang bagian ini, tapi udah renggang. Jadi kalau dilewati roda kendaraan, posisi besi penutup itu geser terus miring ke atas, malah lebih bahaya kan buat kendaraan," ucapnya. Baca juga: Jalur Pantura Gresik Terendam Banjir, Drainase Minim dan Mampet
Menurut dia, para korban kecelakaan akibat drainase tanpa penutup itu hanya menderita luka-luka ringan dan syok. Namun begitu potensi kecelakaan lebih parah bisa saja terjadi saat situasi malam hari, di mana pengendara motor akan melaju cepat karena tak tahu ada bagian drainase terbuka di badan jalan.
"Kalau dibiarin mungkin bakal makin banyak korban, apalagi malam hari. Ini aja dipasangin kayu-kayu tetep aja ada yang hampir nabrak, karena kaget pas tikungan dipasangin kayu di tengah jalan. Mudah-mudahan cepet dibenerin lagi tutupnya," ujarnya.
Saat dikonfirmasi terpisah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangsel, belum mengetahui terkait kewenangan pengelolaan drainase di jalan tersebut. "Saya tanya dulu yah, kalau masuk itu punya provinsi atau jalan milik Kota Tangsel," terang Humas PU Tangsel Kemal,
"Awalnya ada tutupnya yang bagian ini, tapi udah renggang. Jadi kalau dilewati roda kendaraan, posisi besi penutup itu geser terus miring ke atas, malah lebih bahaya kan buat kendaraan," ucapnya. Baca juga: Jalur Pantura Gresik Terendam Banjir, Drainase Minim dan Mampet
Menurut dia, para korban kecelakaan akibat drainase tanpa penutup itu hanya menderita luka-luka ringan dan syok. Namun begitu potensi kecelakaan lebih parah bisa saja terjadi saat situasi malam hari, di mana pengendara motor akan melaju cepat karena tak tahu ada bagian drainase terbuka di badan jalan.
"Kalau dibiarin mungkin bakal makin banyak korban, apalagi malam hari. Ini aja dipasangin kayu-kayu tetep aja ada yang hampir nabrak, karena kaget pas tikungan dipasangin kayu di tengah jalan. Mudah-mudahan cepet dibenerin lagi tutupnya," ujarnya.
Saat dikonfirmasi terpisah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangsel, belum mengetahui terkait kewenangan pengelolaan drainase di jalan tersebut. "Saya tanya dulu yah, kalau masuk itu punya provinsi atau jalan milik Kota Tangsel," terang Humas PU Tangsel Kemal,
(mhd)
Lihat Juga :