COVID-19 di Aceh Meningkat, Bandara Malikussaleh Perketat Pengawasan Prokes
Rabu, 19 Mei 2021 - 20:51 WIB
Penumpang yang tiba di Bandara Malikussaleh menjalani rapid test antigen gratis yang disediakan Korem 011/Lilawangsa bekerjasama Dinas Kesehatan Aceh Utara. Foto: iNews/Muhammad Jafar
LHOKSEUMAWE - Bandara Malikussaleh memperketat pengawasan protokol kesehatan , setiap penumpang pesawat yang akan masuk ke Provinsi Aceh , wajib menjalani rapid test antigen.
Pengawasan yang makin ketat itu menyusul meningkatnya angka positif COVID-19 di daerah itu, sehingga berbagai upaya dilakukan demi menekan penyebaran COVID-19 .
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro menyebutkan, dengan meningkatnya angka positif Covid 19 di Provinsi Aceh maka perlu diantisipasi dengan berbagai upaya agar kenaikan dapat ditekan.
Baca juga: Mencekam, Puluhan Aparat Bersenjata Lengkap Bersiaga Usai Pembakaran Polsek Candipuro
Salah satunya kata dia, dengan mewajibkan setiap penumpang pesawat yang akan masuk ke wilayah Lhokseumawe menjalani Rapid test Antigen. “Rapid test antigen itu diberikan secara gratis untuk mencegah adanya surat keterangan kesehatan palsu yang marak terjadi belakangan ini,” katanya Danrem saat menunggu kehadiran Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud Komando Pendidikan Latihan Angkatan Darat (Danpussen Arhanud Kodiklatad) Mayjen TNI Nisan Setiadi, Selasa (18/5/2021).
Pengawasan yang makin ketat itu menyusul meningkatnya angka positif COVID-19 di daerah itu, sehingga berbagai upaya dilakukan demi menekan penyebaran COVID-19 .
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro menyebutkan, dengan meningkatnya angka positif Covid 19 di Provinsi Aceh maka perlu diantisipasi dengan berbagai upaya agar kenaikan dapat ditekan.
Baca juga: Mencekam, Puluhan Aparat Bersenjata Lengkap Bersiaga Usai Pembakaran Polsek Candipuro
Salah satunya kata dia, dengan mewajibkan setiap penumpang pesawat yang akan masuk ke wilayah Lhokseumawe menjalani Rapid test Antigen. “Rapid test antigen itu diberikan secara gratis untuk mencegah adanya surat keterangan kesehatan palsu yang marak terjadi belakangan ini,” katanya Danrem saat menunggu kehadiran Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud Komando Pendidikan Latihan Angkatan Darat (Danpussen Arhanud Kodiklatad) Mayjen TNI Nisan Setiadi, Selasa (18/5/2021).
Lihat Juga :