Ridwan Kamil Intruksikan Akses Objek Wisata Pangandaran dan Ciwidey Ditutup
Sabtu, 15 Mei 2021 - 22:06 WIB
Oleh karenanya, dia mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan untuk putar balik ke daerah asal karena akses menuju Pangandaran dan Ciwideuy ditutup.
"Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan untuk putar balik karena Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup," katanya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, perayaan Idul Fitri tahun ini tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dirayakan di tengah pandemi COVID-19.
Menurutnya, masyarakat mesti beradaptasi dan menahan diri. Terpenting, kata Kang Emil, warga Jabar harus mengutamakan kesehatan keluarga, baik keluarga di rumah maupun di kampung halaman.
"Kesabaran adalah hal penting dalam menghadapi kesusahan di masa pandemi yaitu kesabaran menghadapi larangan pembatasan mudik dan pelaksanaan Idul Fitri yang mungkin tidak nyaman, tapi itulah esensi ujian dan esensi latihan kesabaran," tuturnya.
Kang Emil menambahkan, Pemda Provinsi Jabar sendiri sudah menyiapkan langkah antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan menggelar pengetesan secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.
"Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan untuk putar balik karena Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup," katanya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, perayaan Idul Fitri tahun ini tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dirayakan di tengah pandemi COVID-19.
Menurutnya, masyarakat mesti beradaptasi dan menahan diri. Terpenting, kata Kang Emil, warga Jabar harus mengutamakan kesehatan keluarga, baik keluarga di rumah maupun di kampung halaman.
"Kesabaran adalah hal penting dalam menghadapi kesusahan di masa pandemi yaitu kesabaran menghadapi larangan pembatasan mudik dan pelaksanaan Idul Fitri yang mungkin tidak nyaman, tapi itulah esensi ujian dan esensi latihan kesabaran," tuturnya.
Kang Emil menambahkan, Pemda Provinsi Jabar sendiri sudah menyiapkan langkah antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan menggelar pengetesan secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.
Lihat Juga :