Dampak Pandemi, Penyaluran Kredit Perbankan di Jawa Timur Minus

Sabtu, 08 Mei 2021 - 13:45 WIB
Sementara sektor Industri Kecil Menengah Besar (IKMB) mencapai Rp21, 9 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 857.548 debitur. “Dari restrukturisasi kredit, kontribusi sektor UMKM mencapai 54,4%, sementara non UMKM 45,6%,” terangnya.

Sedangkan realisasi penyaluran kredit Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Jatim hingga 30 April 2021 mencapai Rp33,2 triliun. Dimana Rp25,9 Triliun dari total kredit tersebut telah disalurkan kepada 671.003 debitur UMKM.

“Untuk mendukung program PEN, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jatim terus meningkatkan pemberian pendanaan bagi UMKM oleh Lembaga Jasa Keuangan,” tandas Bambang.

Di sisi lain, Bambang menyinggung kondisi perekonomian domestik sendiri saat ini sudah mulai pulih tetapi masih terkontraksi akibat pandemi. Pada triwulan I 2021, pertumbuhan ekonomi Jatim -0,44%. Namun kontraksi Jatim masih lebih rendah dibandingkan nasional -0,74%.

“Sektor yang paling mempengaruhi perlambatan ekonomi yaitu transportasi dan pergudangan. Sedangkan sektor yang mendukung pemulihan ekonomi yaitu informasi dan komunikasi,” pungkas Bambang
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!