Jelang Aksi May Day, Buruh Lakukan Tes Rapid Antigen di Kantor Masing-masing

Sabtu, 01 Mei 2021 - 07:15 WIB
Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan pada hari ini akan ada 50 ribu buruh bersama unsur mahasiswa yang turun memperingati May Day.

Menurut Said Iqbal, aksi ini melibatkan buruh yang tersebar di 24 provinsi, 200 kabupaten/kota dan di 3.000 pabrik.

"Untuk di tingkat nasional, aksi akan dipusatkan di Istana dan Gedung Mahkamah Konstitusi," kata Said Iqbal.

Sementara itu, daerah pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres dan Satgas Covid-19 di daerah setempat. Said Iqbal meminta agar tidak ada larangan terhadap massa buruh yang hendak melakukan aksi May Day.

Adapun tuntutan yang akan disuarakan kaum buruh dalam May Day ada dua. Pertama, cabut/batalkan omnibus law UU Cipta Kerja. Di mana buruh meminta Hakim Mahkamah Konstitusi memenangkan uji formil dan uji materiil yang diajukan buruh. Isu kedua, berlakukan UMSK 2021.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!