Penjualan Laptop Zyrex Alami Kenaikan di Tengah Pandemi
Senin, 26 April 2021 - 16:17 WIB
PT Zyrexindo Mandiri Buana, Tbk. (Perseroan), produsen Laptop dan produk-produk TIK serta IOT merek zyrex mengumumkan hasil kinerja keuangan perusahaan tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2020. (Ist)
JAKARTA - PT Zyrexindo Mandiri Buana, Tbk. ('Perseroan), produsen Laptop dan produk-produk TIK serta IOT merek zyrex mengumumkan hasil kinerja keuangan perusahaan tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra dengan opini wajar dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Perseroan berhasil meningkatkan penjualan sebesar 74% secara year-on-year (“yoy”) dari Rp126,8 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp223,4 Miliar di tahun 2020. Peningkatan penjualan turut meningkatkan Laba Bersih tahun berjalan sebesar 341,6% dari Rp8,24 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp36,37 Miliar di tahun 2020. Adapun Laba Bersih Per Saham atau Earning Per Share (“EPS”) di tahun 2020 sebesar Rp48,87, meningkat dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp16,81.
Dengan peningkatan Penjualan, Beban Pokok Pendapatan Perseroan tercatat naik 60% yoy dari Rp98,5 Miliar menjadi Rp157,9 Miliar, sehingga Perseroan berhasil mengantongi Laba Kotor sebesar Rp65,54 Miliar, naik 118% yoy dari Rp30,13 Miliar di tahun berakhir 2019. Pada tahun berakhir 2020, Perseroan memiliki Aset sebesar Rp129,66 Miliar, naik signifikan 54% dari Rp84,19 Miliar di tahun berakhir 2019.
“Meningkatnya kinerja keuangan ini terjadi karena kebiasaan baru Work From Home (WFH) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 mewabah di Indonesia maupun seluruh dunia sejak awal tahun 2020. Maraknya kebiasaan baru WFH dan PJJ tersebut, mengakibatkan pertumbuhan permintaan laptop dan komputer tablet khususnya bagi pada siswa-siswi yang sekolah," ujar Timothy Siddik selaku Direktur Utama Perseroan.
Perseroan berhasil meningkatkan penjualan sebesar 74% secara year-on-year (“yoy”) dari Rp126,8 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp223,4 Miliar di tahun 2020. Peningkatan penjualan turut meningkatkan Laba Bersih tahun berjalan sebesar 341,6% dari Rp8,24 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp36,37 Miliar di tahun 2020. Adapun Laba Bersih Per Saham atau Earning Per Share (“EPS”) di tahun 2020 sebesar Rp48,87, meningkat dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp16,81.
Dengan peningkatan Penjualan, Beban Pokok Pendapatan Perseroan tercatat naik 60% yoy dari Rp98,5 Miliar menjadi Rp157,9 Miliar, sehingga Perseroan berhasil mengantongi Laba Kotor sebesar Rp65,54 Miliar, naik 118% yoy dari Rp30,13 Miliar di tahun berakhir 2019. Pada tahun berakhir 2020, Perseroan memiliki Aset sebesar Rp129,66 Miliar, naik signifikan 54% dari Rp84,19 Miliar di tahun berakhir 2019.
“Meningkatnya kinerja keuangan ini terjadi karena kebiasaan baru Work From Home (WFH) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 mewabah di Indonesia maupun seluruh dunia sejak awal tahun 2020. Maraknya kebiasaan baru WFH dan PJJ tersebut, mengakibatkan pertumbuhan permintaan laptop dan komputer tablet khususnya bagi pada siswa-siswi yang sekolah," ujar Timothy Siddik selaku Direktur Utama Perseroan.
Lihat Juga :