Kisah Memilukan, Pegawai Honor Pidie Jaya Dipecat karena Lumpuh Kena Kanker
Kamis, 22 April 2021 - 20:37 WIB
Anita Safriani bukan tanpa alasan tidak masuk kantor. Dia divonis dokter menderita tumor tulang belakang dan harus menjalani perawatan medis selama lima bulan di Banda Aceh. Selanjutnya Anita harus dioperasi. Kini janda miskin anak tiga itu terbaring lemah ditempat tidur di rumah milik ibunya di Gampong Reuseb, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.
Anita menuturkan sudah 11 tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya. Karena itulah, ia merasa sedih karena merasa pihak Pemkab Pidie Jaya tidak menghargai pengabdiannya selama ini. "Masak karena saya sakit saya dipecat, ini kan tidak adil," kata Anita Safriani, Kamis (22/4/2021).
Anita dipecat tanpa pemberitahuan. Tiba-tiba namanya hilang begitu saja. "Saya menderita tumor harus menjalani perawatan medis, bukan keinginan saya tidak masuk kantor," ujarnya.
"Ini berdampak ke keluarga saya. Karena bukan satu tahun dua tahun saya bekerja, sudah di atas 11 tahun, kenapa dibuat seperti ini," tutur anita kepada sejumlah awak media yang menyambangi rumahnya di Gampong Reuseb Trienggadeng, Kamis (22/4/2021).
"Sakit itu sunatullah, ketentuan dari Allah yang ditimpakan kepada manusia, tidak ada yang menginginkan sakit, kata dia. Janganlah pimpinan semena-mena seperti ini terhadap saya, keluarga kami pendukung setia Abua-Waled Dua Periode," ungkap Anita Safriani sambil meneteskan air mata.
Anita menuturkan sudah 11 tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya. Karena itulah, ia merasa sedih karena merasa pihak Pemkab Pidie Jaya tidak menghargai pengabdiannya selama ini. "Masak karena saya sakit saya dipecat, ini kan tidak adil," kata Anita Safriani, Kamis (22/4/2021).
Anita dipecat tanpa pemberitahuan. Tiba-tiba namanya hilang begitu saja. "Saya menderita tumor harus menjalani perawatan medis, bukan keinginan saya tidak masuk kantor," ujarnya.
"Ini berdampak ke keluarga saya. Karena bukan satu tahun dua tahun saya bekerja, sudah di atas 11 tahun, kenapa dibuat seperti ini," tutur anita kepada sejumlah awak media yang menyambangi rumahnya di Gampong Reuseb Trienggadeng, Kamis (22/4/2021).
"Sakit itu sunatullah, ketentuan dari Allah yang ditimpakan kepada manusia, tidak ada yang menginginkan sakit, kata dia. Janganlah pimpinan semena-mena seperti ini terhadap saya, keluarga kami pendukung setia Abua-Waled Dua Periode," ungkap Anita Safriani sambil meneteskan air mata.
(shf)
Lihat Juga :