Mantan Napi Terorisme Ditembak Mati, Peneliti UI: Program Deradikalisasi Gagal

Kamis, 15 April 2021 - 19:56 WIB
Lokasi penembakan MT, terduga teroris jaringan JAD di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (15/4/2021). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
MAKASSAR - Tim Densus 88 Mabes Polri menembak mati pria berinisial MT (49), di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (15/4/2021). Ia diduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) .

Informasi yang dihimpun SINDOnews, MT merupakan mantan narapidana kasus terorisme (napiter) yang bebas dari penjara tahun 2016 lalu.



Polisi menyebut, setelah bebas atas kasus pelemparan bom terhadap mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo tahun 2013 lalu, MT lalu kembali bergabung ke kelompok JAD di Makassar.

Peneliti terorisme dari Universitas Indonesia (UI) , Ridlwan Habib menilai program deradikalisasi terhadap napiter oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) gagal.





"Seharusnya BNPT memantau aktivitas mantan napiter secara serius, peristiwa penembakan terhadap MT di Makassar itu merupakan kegagalan program deradikalisasi BNPT ," kata Ridlwan kepada SINDOnews.

Ridlwan menanggap program deradikalisasi perlu dievaluasi lebih lanjut, berkaca paca kasus penembakan MT. "Kejadian ini menunjukan ada yang salah dari program deradikalisasi BNPT dan wajib dilakukan evaluasi," tegasnya.
(luq)
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More