Pola Hidup Bersih Masih Diabaikan, Tahun Lalu 4.588 Warga Cimahi Kena Diare
Rabu, 14 April 2021 - 18:45 WIB
Baca juga: Hingga Mei, Pemkot Bandung Bakal Vaksinasi 36.000 Tenaga Kependidikan
Disinggung soal perilaku BAB sembarangan, lanjut dia, biasanya kuman yang dibuang itu akan mengalir bersama kotoran melalui air. Bahayanya, jika air yang sudah terkontaminasi itu digunakan masyarkat, maka kumannya sangat rentan menular.
Apalagi penularan diare kebanyakan dari air yang tercemar dikarenakan adanya bakteri ekoli. Oleh karena itu, dirinya menyarankan agar jarak antara jamban dengan pembuangan itu minimal 10 meter. Tujuannya, agar air yang tercemar oleh buang hajat itu tak mengalir ke sumur atau aliran sungai.
"Kalau kadar ekolinya di air tinggi dan terkonsumsi bisa menyebabkan diare, walaupun bisa juga dipicu karena faktor lain," pungkasnya.
Disinggung soal perilaku BAB sembarangan, lanjut dia, biasanya kuman yang dibuang itu akan mengalir bersama kotoran melalui air. Bahayanya, jika air yang sudah terkontaminasi itu digunakan masyarkat, maka kumannya sangat rentan menular.
Apalagi penularan diare kebanyakan dari air yang tercemar dikarenakan adanya bakteri ekoli. Oleh karena itu, dirinya menyarankan agar jarak antara jamban dengan pembuangan itu minimal 10 meter. Tujuannya, agar air yang tercemar oleh buang hajat itu tak mengalir ke sumur atau aliran sungai.
"Kalau kadar ekolinya di air tinggi dan terkonsumsi bisa menyebabkan diare, walaupun bisa juga dipicu karena faktor lain," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :