Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto Terima Penghargaan PWI Jatim, Ini Alasannya

Sabtu, 10 April 2021 - 11:53 WIB
Rencana pemboran sumur eksplorasi ditingkatkan 105% dari tahun 2020, menjadi 43 sumur. Kegiatan seismic 3 D meningkat 24% menjadi 1.549 km2. Sedangkan kegiatan seismic 2D meningkat 13% menjadi 3.569 km. Pencarian giant discovery difokuskan di lima arena yaitu di Sumatera, Natuna, Jawa, Kalimantan dan Indonesia Timur.

“Ini pekerjaan yang sangat menantang dan strategis untuk memperkuat peran industri hulu migas di Indonesia dalam menjaga keandalan energy nasional. Karena itulah Pak Dwi kami nilai layak menjadi penerima penghargaan sebagai Tokoh Nasional Bidang Penguatan Hulu Migas,” tegas Ainur Rohim.

Dihubungi terpisah, Kepada SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi SKK Migas dan KKKS meningkatkan kinerja. Menurut alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini, apresiasi dari PWI menunjukkan wartawan bukan hanya kepedulian pada industri hulu migas, namun juga jeli dalam persoalan paling mendasar jika kita ingin kembali meningkatkan industry hulu migas.

“Kuncinya, memang iklim investasi yang harus menarik dan ketersediaan data yang memadai di daerah yang berpotensi menghasilkan temuan giant discovery. Khusus untuk data, pilihannya memang hanya melakukan seismic dan kegiatan eksplorasi yang lebih masif,” katanya. Baca juga: Dewan Pers dan PWI Gelar UKW di Medan, 50 Kompeten

Dwi optimistis, upaya untuk memperbanyak temuan giant discovery akan membuahkan hasil. Alasannya, di tahun 2018-2019 Indonesia juga telah menemukan giant discovery di wilayah Kerja Sakakemang yang masuk 5 giant discovery terbesar di dunia. “Peluangnya menemukan cadangan dalam skala besar masih terbuka lebar. Yang terpenting harus fokus,” pungkas Dwi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!