Tingkat Kesadaran Petani Asuransikan Lahan di Bekasi Masih Minim

Selasa, 06 April 2021 - 14:30 WIB
Tingkat kesadaran petani di Kabupaten Bekasi untuk mengasuransikan lahan pertanian terbilang masih minim.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
BEKASI - Tingkat kesadaran petani di Kabupaten Bekasi untuk mengasuransikan lahan pertanian terbilang masih minim. Padahal, asuransi ini melindungi para petani padi dari risiko gagal panen akibat banjir, penyakit, kekeringan, serta serangan organisme yang merusak tanaman saat musim hujan maupun musim kemarau.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi , Nayu Kulsum mengatakan, petani di wilayahnya kurang berminat untuk mengansuransikan lahan pertaniannya seperti areal persawahan, padahan premi per hektare Rp36.000, per musim tanam.”Jadi sudah disubsidi oleh pemerintah, tapi petani di kita belum berminat,” kata Nayu kepada wartawan Selasa (6/4/2021).



Menurut dia, pemerintah daerah menargetkan sebanyak 1.000 hektare areal pertanian bisa terasuransikan. Jumlah tersebut sesuai dengan rapat target yang telah ditetapkan dari pemerintah pusat dan telah dirapatkan di Provinsi Jawa Barat.

”Target dari pusat 1.000 hektare, tetapi kami belum bisa 100 persen,” ujarnya.Saat ini, kata dia, pemerintah telah berusaha maksimal mensosialisasikan program Kementerian Pertanian itu. Baca: 71 Sekolah SD dan SMP di Kota Bekasi Ajukan Proposal Gelar Sekolah Tatap Muka
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!