Mudik Lebaran, Kendaraan Masuk Jawa Tengah Harus Kantongi Izin Gubernur
Selasa, 06 April 2021 - 06:11 WIB
Kendaraan dari luar Jateng bakal tidak diizinkan masuk wilayah Jawa Tengah saat mudik Lebaran nanti. Ilustrasi/SINDOnews
SEMARANG - Langkah tegas dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng). Kendaraan dari luar Jateng bakal tidak diizinkan masuk wilayah Jawa Tengah saat mudik Lebaran nanti. Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafrudin, Senin (5/4/2021).
Rencananya, Ditlantas Polda Jateng akan lakukan penyekatan di perbatasan provinsi saat libur lebaran . Penyekatan tersebut akan dilakukan total di jalur arteri maupun jalur tol pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. "Jadi nanti modelnya kayak di Jakarta saat ada pembatasan yang akan masuk ke Jakarta harus izin kepada gubernur. Nanti akan kami sounding ke gubernur," kata Rudy.
Ia mengatakan, penyekatan hanya berlaku antarprovinsi. Meski begitu masyarakat Jawa Tengah masih diperbolehkan melakukan perjalanan mudik antarkota dan kabupaten. "Jadi masyarakat masih bisa melakukan perjalanan antarkota. Misal ke Semarang menuju Blora masih diperbolehkan," katanya.
Menurut dia, adanya penyekatan saat libur lebaran diperkirakan akan terjadi peningkatan saat libur panjang. "Masyarakat akan pulang lebih duhulu sebelum lebaran," ujarnya.
Rencananya, Ditlantas Polda Jateng akan lakukan penyekatan di perbatasan provinsi saat libur lebaran . Penyekatan tersebut akan dilakukan total di jalur arteri maupun jalur tol pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. "Jadi nanti modelnya kayak di Jakarta saat ada pembatasan yang akan masuk ke Jakarta harus izin kepada gubernur. Nanti akan kami sounding ke gubernur," kata Rudy.
Ia mengatakan, penyekatan hanya berlaku antarprovinsi. Meski begitu masyarakat Jawa Tengah masih diperbolehkan melakukan perjalanan mudik antarkota dan kabupaten. "Jadi masyarakat masih bisa melakukan perjalanan antarkota. Misal ke Semarang menuju Blora masih diperbolehkan," katanya.
Menurut dia, adanya penyekatan saat libur lebaran diperkirakan akan terjadi peningkatan saat libur panjang. "Masyarakat akan pulang lebih duhulu sebelum lebaran," ujarnya.
Lihat Juga :