Wihaji Pimpin Kerja Bakti Singkirkan Longsor Tutupi Akses Pranten-Bawang
Sabtu, 18 April 2020 - 21:12 WIB
Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, tapi kerugian petani cukup besar. Sebab, luas area yang terkena bencana alam seluas 3 hektare adalah tanaman bawang putih. "Walaupun bencana longsor dan banir bandang yang menimpa Desa Praten tidak ada korban jiwa, tapi ada kerugian petani. Diprediksi mencapai Rp455 juta," kata Ulul Azmi.
Kapolsek Bawang AKP Muharom menyampaikan, Desa Pranten terletak jauh dari pusat kota berada di pengunungan tinggi Dieng. "Desa Pranten daerah paling rawan bencana tanah longsor, karena masuk rawan bencana. Polsek dan Koramil Bawang berupaya semaksimal mungkin menggencarkan sosialisasi masyarakat agar tanggap dan tangguh bencana," kata Muharom.
Karena di tengah pandemi corona, kerja bakti membersihkan material longsor tetap sesuai dengan protokol kesehatan, yakni physical distancing dan wajib menggunakan masker.
Kapolsek Bawang AKP Muharom menyampaikan, Desa Pranten terletak jauh dari pusat kota berada di pengunungan tinggi Dieng. "Desa Pranten daerah paling rawan bencana tanah longsor, karena masuk rawan bencana. Polsek dan Koramil Bawang berupaya semaksimal mungkin menggencarkan sosialisasi masyarakat agar tanggap dan tangguh bencana," kata Muharom.
Karena di tengah pandemi corona, kerja bakti membersihkan material longsor tetap sesuai dengan protokol kesehatan, yakni physical distancing dan wajib menggunakan masker.
(abd)
Lihat Juga :